“Pol PP Merayap” Pantau Trantibum dan Prokes Covid-19

Padangpanjang, TODAY– Konsisten menjalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi), ketidakdisiplinan warga terhadap protokol kesehatan (prokes) Covid-19 menjadi perhatian serius bagi Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kota Padangpanjang.

Advertisements

Selain memegang teguh konsistensi, Satpol PP Damkar juga terus melakukan berbagai inovasi dalam menjalankan tupoksi sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) daerah berjuluk Serambi Mekkah itu. Diantaranya inovasi yang telah diterapkan yakni “Pol PP Merayap”, bertujuan guna memastikan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum).

“Cara kerja Pol PP merayap, setiap anggota langsung terjun  ke kelurahan-kelurahan. Kami terjun langsung ke lapangan, memantau, mengawasi dan menampung keluhan masyarakat tentang trantibum. Sekaligus mengingatkan kepada masyarakat bahwasannya Covid-19 belum hilang dan meminta untuk patuhi prokes,” sebut Kabid Penegakan Perda dan Trantibum, Herick Eka Putra, S.STP kepada Kominfo, Sabtu (27/2).

Dikatakannya, setiap anggota operasional juga melakukan sosialisasi perda pada masyarakat, serta mengawasi pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru (AKB), memberikan edukasi tentang pentingnya menjalankan AKB pada masyarakat.

“Di lapangan, anggota juga langsung menindaklanjuti laporan masyarakat apabila saat itu ditemukan gangguan trantibum. Jika tidak,  kami akan menyelidiki terlebih dahulu laporan-laporan masyarakat melalui unit intel untuk mendapatkan data yang akurat,” timpal Kasi Operasional, Sazali, S.Sos yang memimpin kegiatan operasional.

Semoga dengan adanya Pol PP merayap ini, Herick berharap Kota Padangpanjang aman dari gangguan trantibum, dan  masyarakat patuh pada prokes  apabila keluar dari rumah. “Di satu sisi konsistensi kita dalam menjalankan tupoksi, mewujudkan Padangpanjang yang aman dan nyaman tentu tidak dapat terlepas dari peran serta dan kesadaran masyarakat,” pungkas Herick. (nfo/ka)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*