Polda Sumbar Rencana Gagas E-pos untuk Pengamanan Pemilu 2019

 

 

 

 

Padang-today.com – Kepolisan Daerah (Polda) Sumbar berencana menggagas  program atau aplikasi e-pos (pengamanan online system) untuk pengamanan Pemilu 2019.

“Pihak Polri dalam hal ini Polda Sumbar membuat sebuah program atau aplikasi e-pos (pengamanan online system) yang untuk tahap awal ini fokusnya pada penyelenggaran pemilu 2019 nanti yang akan dilaksanakan KPU Sumbar dan jajarannya di kabupaten kota dan juga peserta pemilu,”kata AKBP Paisal Anwar Kabagbin Ops Biro Ops Polda Sumbar kksaat audensi dengan Ketua KPU Sumbar Amnasmen beberapa hari lalu.

Ia menjelaskan,aplikasi e-pos yang dibuat itu bertujuan untuk menyederhanaan atau mempercepat proses permohonan pengamana kepada Polri yang disampaikan pihak penyelenggara maupun peserta pemilu.

” Sistemnya,jika ada penyelenggara atau peserta pemilu yang butuh kehadiran polisi untuk pengamanan bisa mengakses aplikasi e-pos ini dan langsung diterima Polda melalui operator. Permohonan itu langsung dibalas dan segera diproses,”ungkapnya.

Waktu yang dibutuhkan untuk mendapat balasan surat pemohonan itu bisa dikatakan cukup cepat. “Namun perlu juga diketahui balasan e-pos yang diberikan pihak polisi juga tergantung dari kelengkapan data dan prosedur yang harus diisi oleh pihak pemohon,”jelas Paisal yang sedang mengikuti sekolah PIM II.

Ia menambahkan,polisi mempermudah layanan pengamanan melalui e-pos itu sejalan dengan kebijakan Kapolri dengan memanfaatkan teknologi untuk mempermudah layanan publik terlebih bagi pihak yang ingin minta bantuan pengamanan.

Ia menyatakan, keberadaan personil kepolisian dalam mengamankan proses pemilu tidak saja dalam bentuk pengawalan saat distribusi logistik pemilu saja.

Tapi juga penting dalam pengamanan saat kampaye dan juga proses pemilihan berlangsung di tempat pemungutan suara (TPS).

Memang salah indikator keberhasilan sebuah pemilu ini adalah pengamanan, sehingga berbagai tahapan pemilu yang dilakukan bisa berjalan lancar seperti yang kita lihat pada pileg dan pilpres 2014 lalu di Sumbar,”katanya.

Sementara itu Ketua KPU Sumbar,Amnasmen menyatakan,dari paparan yang didapat bahwa sistem yang buat Polda itu cukup bagus.

“KPU itu kan dalam melakukan proses atau tahapan pemilu banyak mengandalkan pengamanan,”katanya.

Bisa dilihat dari proses pencalonan, proses pengadaan dan pendistribusian logistik pemilu, tahapan kampanye hingga tahapan pengumuman calon pemenang pemilu.

Ini kan berhubungan dengan aplikasi pengamanan. Biasanya KPU kalau ingin minta bantuan pengamanan, dibuat surat kepada Polda dan juga Polres.

“Namun dengan adanya aplikasi e-pos ini, prosesnya lebih cepat lagi dari biasanya. Dan itu relevan dengan kondisi persiapan pemilu hari ini,”ungkap Amnasmen. (der)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*