Polisi Kerahkan 765 Personil Untuk Antisipasi Dampak Keputusan MK

polisi_jaga_dokbjJakarta, PADANGTODAY.com – Saat ini, ada sebanyak 765 personel yang telah dikerahkan untuk mengantisipasi dampak keputusan MK. Polisi sebanyak itu akan ditempatkan bersama tiga Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Polda Jateng untuk mengamankan para anggota KPU.

Advertisements

“Mereka akan dikawal selama bertugas untuk mengantisipasi tindakan anarkis seusai putusan sengketa pilpres diumumkan,” ujar Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Djihartono, Rabu (20/8).

Lebih lanjut, Djihartono menjelaskan, pengetatan pengamanan bagi para anggota KPU itu juga dimaksudkan untuk mendukung penetapan siaga satu menjelang pilpres.

Tak hanya anggota KPU, ratusan polisi juga akan mengamankan seluruh sudut kantor KPU mulai Rabu (20/8) siang ini. Sementara ini, polisi sudah melakukan simulasi pengamanan pemilu di depan kantor KPU.

Dalam simulasi itu, mereka mengerahkan mobil water canon dan tiga anjing pelacak. Seluruh ruas kantor juga dipasangi gulungan kawat berduri untuk menghindari massa yang akan memaksa masuk di kantor KPU.

Lebih jauh, Djihartono menjelaskan, anak buahnya juga dikerahkan di berbagai obyek vital mencakup SPBU dan bank umum. Sebab, berdasarkan pengalaman pemilu tahun sebelumnya pasti ada aksi demo di kantor KPU seluruh Indonesia.

“Saya minta kepada warga agar tetap tenang dan jangan mudah terprovokasi pasca pengumuman MK besok,” terang Djihartono.

Di tempat yang sama, Ketua KPU Jawa Tengah, Joko Purnomo menyebut sampai sekarang belum terdeteksi laporan pengerahan massa menjelang putusan MK. “Ya harapannya jangan sampai ada yang anarkis di wilayah ini,” ucap Joko.
(mr/nol)