Politikus Partai Gerindra Kembali Melemparkan Isu Tak Sedap Terhadap Gubernur DKI Jakarta

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama

Advertisements

PADANGTODAY.COM – Tak ada angin dan hujan, tiba-tiba saja politikus Partai Gerindra di Gerindra, M Sanusi, kembali melemparkan isu tak sedap. Dia menyebut sejumlah dana Corporate Sosial Responsibility (CSR) yang harusnya masuk ke kantong pemprov malah mengalir ke yayasan milik Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, ‘Ahok Center’.

Tudingan itu dibantah Ketua Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) DKI Jakarta, Heru Budi Hartono. Heru mengatakan, tidak ada perantara dalam pemberian CSR dari perusahaan ke Pemprov DKI Jakarta. Sebab bantuan sosial ini langsung diserahkan ke SKPD DKI Jakarta terkait.

“CSR langsung kok. CSR misalnya ke taman ya langsung ke taman, mau serah terima bus langsung serah terima. Misalnya PT X mau nyumbang bus untuk PT Transjakarta. Langsung aja dong. Kami hanya menyaksikan aja,” jelasnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (9/3).

Dia mengaku proses penerimaan bantuan ini memang tidak ada pengawasan langsung. Tapi dia yakin, CSR yang diberikan perusahaan pastinya bantuan ikhlas dari perusahaan swasta kepada masyarakat, melalui pemerintah.

“Setahu saya enggak ada. Karena memang tidak ada pengawasan. Kami hanya memfasilitasi aja. Lagi pula mana mau perusahaan go publik mana mau main-main. Namanya CSR itu kan namanya memberikan secara ikhlas kan untuk kepentingan sosial. Enggak ada perantara. Sepengetahuan saya sih langsung saja,” tutup mantan wali kota Jakarta Utara ini.

Sebelumnya, Sanusi meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) agar melakukan audit terhadap keuangan Ahok Center tersebut.

“Ada dana triliunan yang dikumpulkan yayasan Ahok Center dan hingga kini tidak ada pertanggungjawaban ke publik,” katanya.

(lia/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*