Polres Padang Pariaman Amankan Dua Orang Diduga Pengedar Sabu

Padang-today.com__Polres Padang Pariaman, Sumbar mengamankan dua orang diduga pengedar sabu DR (36) dan RA (27) di wilayah hukumunya. Dari tangan tersangka di amankan 14 paket sabu siap edar, Senin 14-01-2019 di Padang Pariaman.

Penangkapan terhadap tersangka DR (36) dan RA (27) berlangsung sekitar pukul 11:30 WIB di Korong Pasa Karambia Nagari Guguak Kecamatan 2 x 11 Kayu Tanam tanpa perlawanan.

“Dari kedua pelaku penyalahgunaan Narkotika ini berhasil kita amankan 14 (empat belas) paket kecil yang diduga Narkoba jenis sabu dibungkus dengan plastik klip warna bening,” kata Kapolres AKBP Rizki Nugroho.

Kemudian diamankan juga 1unit timbangan digital, 3 pak plastik klip warna bening, alat hisap tersimpan di kotak rokok, 4 buah pipet,1 buah kaca pirek,1 buah jarum,1 buah kompeng.

Selain itu dari tangan mereka juga disita alat komunikasi berupa 1 unit hp merk vivo warna biru, 1 unit handphone merk xiomi warna hitam, 1 unit hp kecil merk Samsung warna hitam, 1unit handphone merk Samsung lipat warna hitam dan uang senilai Rp. 1.000.000 (satu juta rupiah).

Penangkapan kedua tersdangka tersebut dilakukan oleh Satresnarkoba pada Senin tanggal 14 Januari 2019 sekira pukul 11.00 wib. Satresnarkoba mendapat informasi dari masayarakat setempat bahwa kedua tersangka dicurigai memiliki Narkotika jenis sabu.

“Salah satu anggota satresnarkoba polres padang Pariaman mendapat informasi dari masyarakat bahwa DR tersangka memiliki narkotika jenis sabu dirumah nya Korong Pasa Karambia Nagari Guguk kecamatan 2×11 Kayu Tanam,” jelasnya.

Berdasarkan laporan tersebut pihaknya melakukan penangkapan dirumah kedua tersangka itu. “Dirumahnya dan dilakukan penggeledahan serta disaksikan oleh wali korong dan masyarakat setempat, disinilah ditemukan BB diatas,” ujar Kapolres.

Setelah mengamankan terlapor DR, selanjutnya dilakukan pengembangan dan ia mengakui bahwa Narkotika yang ia simpan diperoleh dari RA.

Dijelaskan, khusus bagi orang mengedarkan, menyalurkan, memiliki, menguasai, menjadi perantara, menyediakan, memperjual-belikan, mengekspor-impor narkotika tanpa izin pihak berwenang dapat dikenakan sanksi pidana penjara antara 2 (dua) sampai 20 (dua puluh) tahun, bahkan sampai pidana mati, atau pidana penjara seumur hidup tergantung dari jenis dan banyaknya narkotika yang diedarkan, disalurkan atau diperjual belikan. (lebih detail bisa dilihat dalam Ketentuan Pidana dari Pasal 111 sampai Pasal 126 UU Narkotika). (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas