Polres Padang Pariaman Musnahkan Barang Bukti Sabu Seberat 975,66 Gram

Padang-today.com__Peredaran gelap narkoba semakin hari semakin mengkhawatirkan. Tidak kurang setiap tahun ada pecandu di negeri ini meninggal dunia secara sia-sia karena memakai narkoba, dan lainnya terkontaminasi narkoba sehingga perlu adanya penanganan yang serius.

Situasi sekarang memang sangat memprihatinkan. Penyalahguna narkoba tidak saja dari kalangan orang berada saja tetapi juga telah merambah pada kalangan orang tidak mampu sekalipun ada yang kecanduan.

Akibatnya, karena membutuhkan uang untuk memperoleh barang haram itu akhirnya kebanyakan melakukan perbuatan kriminal. Sangat disayangkan generasi muda sekarang yang seharusnya menjadi kekuatan potensial bangsa dan negara tanpa disadari mulai digeregoti.

Baru-baru ini Polres Padang Pariaman berhasil mengamankan Narkotika jenis sabu pada akhir tahun 2018 lebih kurang sebanyak 1 kilo di wilayah hukumnya. Atas keberhasilan itu, pihak pemerintah setempat memberikan apresiasi kepada Kapolres daerah itu.

“kita sangat bersyukur kepada Polres Padang Pariaman yang telah menyelamatkan nyawa para generasi muda atau anak bangsa kita di daerah ini,” kata Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni pada saat menghadiri acara pemusnahan barang bukti hasil tangkapan akhir tahun 2018 lalu, Kamis 10-01-2019 di Mapolres Padang Pariaman.

Katanya, Semangat melawan narkoba inilah diperlukan untuk mendobrak para warga Indonesia, khususnya di Padang Pariaman untuk kembali memiliki tekad dan semangat yang kuat agar dapat membebaskan dari ancaman narkoba.

Menurutnya, Seseorang yang kecanduan narkoba akan kehilangan kendali atas dirinya sendiri dan tak lagi berpikir soal masa depan. Efek adiksi memaksa dirinya hanya berkutat dalam memuaskan dahaga mengonsumsi narkoba. Untuk itu perlu sikap bersama melawan narkoba.

Hal senada disampaikan Kepala BNN Provinsi Sumbar, Emrizal Hanas, pihaknya juga apresiasi atas kerja keras yang dilakukan oleh Polres Padang Pariaman dalam pencegahan dan peredaran gelap narkotika di wilayahnya.

Katanya, berkat kegigihan Kapolres Padang Pariaman, Sumatera Barat khususnya dapat menyelamatkan generasi muda dalam bahaya narkoba. “ BNN P Sumbar memberikan apresiasi kepada Polres Padang Pariaman yang telah mengamankan narkotika jenis sabu lebih kurang sebanyak 1 kilo di akhir tahun 2018 ini,” kata dia.

Sementara Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho mengatakan, hasil kerja keras yang dilakukan oleh pihak Polres Padang Pariaman tidak terlepas dari semua tim yang ada di lingkungan Polres itu sendiri dan dukungan masyarakat dalam mencegah peredaraan gelap narkotika.

“ Semuanya ini tidak terlepas dari kerjasama dari semua pihak dalam mencegah peredaraan narkoba di wilyah ini,” kata dia.

Dewasa ini peredaran narkoba di Padang Pariaman semakin mengkhawatirkan, untuk itu perlu semua elemen masyarakat untuk dapat melawan peredaraan narkotika di daerah itu.

Upaya-upaya yang dilakukan oleh pihak pemerintah saat ini lebih banyak masuk wilayah pencegahan dan pemberantasan. Bila usaha itu didukung sepenuhnya oleh seluruh elemen masayarakat kemungkinan hasilnya akan lebih besar.

Diakui, pihaknya berhasil mengamankan peredaraan narkotika di wilayah hukum itu pada akhir tahun 2018 sebanyak 975,66 gram dengan dua orang tersangka yang berasal dari Banjar Masin.

Tersangka M. Rifqey membawa barang bukti sebanyak 1 paket sabu berbentuk kristal, warna putih berat bersih 459,36 gram.

Tersangka Ainul Yakin membawa barang bukti sebanyak  dengan tiga paket. 1 paket seberat 408, 36 gram kristal bening yang dibungkus plastik, 1 paket seberat 89,52 gram dan 1 paket seberat 18,22 gram.

“Kalau di hargai hasil tangkapan ini, ada sekitar 1,4 Miliyar Lebih,” kata Kapolres.

Pihaknya dari hasil penangkapan tersebut menetapkan untuk dapat dimusnahkan berdasarkan Surat Ketetapan Pemusnahan Barang Bukti Narkotika Golongan I dengan nomor : SK/01/I/2019/Resnarkoba. Tepatnya hari ini Kamis, 10-01-2019 pihak Polres Padang Pariaman memutuskan untuk memusnahkan barang bukti tersebut.

“Bahwa barang bukti tersebut termasuk barang yang dikategorikan dapat lekas rusak, membahayakan dan penyimpanannya memerlukan biaya yang cukup tinggi, maka perlu pemusnahan,” kata dia.

Pemusnahan tersebut dilakukan dengan cara memblender narkotika golongan satu jenis sabu. Turut hadir dalam pemusnahan itu, Bupati Padang Pariaman, Kejaksaan Negeri Pariaman, BNN Provinsi Sumbar, BPOM Sumbar dan Pengacara perkara. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas