Polres Pariaman Gelar rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mantan Suami

Suasana Rekonstruksi kasus pembunuhan ibu muda di Sungai Limau, Padangpariaman.

Suasana Rekonstruksi kasus pembunuhan ibu muda di Sungai Limau, Padangpariaman.

Pariaman, Padang-today.com—Polres Pariaman, Kamis (5/11) melaksanakan rekonstruksi kasus pembunuhan ibu rumah tangga Selasa 22/09/2015 lalu di Kenagarian Paingan.

Ibu satu anak ini dibantai oleh orang terdekatnya di sebuah gubuk.  Korban dihabisi nyawanya dengan tiga tusukan dengan sebilah pisau.

Rekonstruksi Ulang digelar dari pukul 09.20WIB dan berakhir sekitar pukul 11.23 dengan 21 adengan yang dilakukan oleh pelaku Zulkarnaein bersama teman lainya ini berjalan penuh dengan pengawalan ketat.

Disaat rangkaian Rekonstruksi ulang dilaksanakan, adengan yang ke 6 setelah penusukan dilakukan oleh pelaku, adengan ke 7 yaitu penguburan korban dilakukan, warga yang ikut menyaksikan adengan rekonstruksi ulang tersebut terjadi adu mulut dengan pihak ke Polisian, sehingga rangkaian rekonstruksi ulang pembunuhan sadis tersebut terhenti beberapa menit. Namun pihak Polres cerpat mengantisipasi, sehingga gejolak dari masyarakat tersebut dapat diatasi.

Kapolres Pariaman, AKBP Rikio Julianto melalui Kasat Reskrim, AKP Hidup Muliya mengatakan, rekonstruksi ini perlu dilakukan, guna untuk pendukung di persidangan nanti.

Dijelaskan, terungkapnya peristiwa pembunuhan ini berdasarkan informasi dari keluarga korban yang memberikan laporan ke Polsek Sungai Limau. melalui laporan tersebut pihak Polres Pariaman bersama Polsek meungkap kasus tersebut.

“Penemuan mayat ini berkat laporan masyarakat. Dengan adanya lapor ini pihak Polres Pariaman melalui Polsek melakukan olah TKP. dari hasil olah TKP sementara, mayat korban pembunuhan tersebut terkubur tidak jauh dari gubuk petani,” ungkapnya.

Lebih jauh dijelaskan, pelaku pembunuhan tersebut adalah mantan Suami korban. Setelah melakukan pembunuhan tersebut, tersangka langsung melarikan diri ke  Bengkalis. Berkat informasi yang dihimpun oleh Tim Reskrim Polres Pariaman, enam belas hari setelah melakukan pembunhan tersebut tersangka dibekuk di Bengkalis.

“Analisa sementara motif pembunuhan ini diduga tersangka sakit hati, karena korban selalu melecehkan pelaku, bahwa pelaku berserta keluarganya tidak dihargai dalam keluarga korban” katanya.

Dari keterangan pelaku kepada pihak kepolisian motifnya menghabisi nyawa istrinya karena adanya rasa tidak senang kepada korban. Pelaku mengaku sering dihina istrinya karena dianggap suami yang tidak bertanggung jawab kepada keluarga.Selain itu korban sempat mengeluarkan kata-kata kasar kepada pelaku yang semakin membuat amarahnya semakin tinggi.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka diancam dengan pasal 351 ayat 3 junto 56 junto 338 KUHP 340 tentang pembunuhan berencana dengan ancaman penjara seumur hidup.

Seperti diketahui wanita muda ini dibunuh oleh mantan suaminya Zulkarnaein, yang saat ini telah menjadi pelaku utama dan mayat ini ditemukan di TKP dengan posisi duduk terkubur di Korong Sangalang Kenagarian Paingan, Kecamatan Sunggailimau, Padangpariaman, Kamis 24/09/2015. mayat wanita muda ini telah menghilang semenjak hari Selasa, 22/09/2015, dan ditemukan hari Kamis, 24/09/2015 sekitar pukul 19.30 WIB dengaan kondisi tidak bernyawa.(eri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas