Polres Pariaman Sikat Pengedar Ekstasi

Padang-today.com__Polres Kota Pariaman kembali sikat dua orang pengedar sabu dan pil ekstasi diwilayah hukumnya.

Kedua diduga pengedar itu ditangkap pada dua tempat berbeda. Dari kedu pelaku, pihak kepolisian mengamankan barang bukti berupa pil ekstasi dan beberapa paket sabu.

“Menurut pengakuan dari kedua pelaku, barang haram tersebut didapat dari Pekanbaru, Riau,” kata Kapolres Kota Pariaman, AKBP Andry Kurniawan pada saat press relase di Mapolres, Rabu (25/9).

AKBP Andry Kurniawan mengatakan, dari kedua pelaku diamankan 6 butir pil ekstasi dan beberapa paket sabu-sabu ukuran sedang dan kecil.”Pelaku pertama ditangkap pada 19 September 2019 atas inisial SA. Dia ditangkap dalam rumah pada kawasan Karang Aur, Pariaman,” kata Andry.

Dari tangab pelaku inisial SA pihaknya mengamankan berupa 6 buah pil ekstasi dan sisa sabu-sabu dalam kaca pirek.”Kronologi penangkapan pelaku berawal dari laporan masyarakat bahwa pelaku sering melakukan transaksi dan pesta narkotika di rumah pelaku. Berdasarkan laporan itu, kami lakukan penyelidikan. Saat situasi tepat kami langsung menciduk pelaku. Saat kami amankan pelaku mengaku barang bukti yang kami amankan dalam kuasa pelaku adalah miliknya yang dikirim dari Pekanbaru,” jelas Kapolres itu.

Kemudian tersangka kedua, inisial ED ditangkap pada Selasa (24/9) di Kampung Baru, Pariaman pada pukul 13.45 WIB. Pelaku bekerja sebagai pelatih Voli di Kota Pariaman,” ungkap Andry.

Dari pelaku pihaknya berhasil mengamankan barang bukti berupa sabu-sabu.

“Sabu-sabu yang berhasil kami amankan berupa satu paket sedang dan satu paket kecil sabu-sabu. Selain itu kami juga amankan uang tunai senilai 650 ribu rupiah,” ujarnya.

sabu-sabu yang diamankan dari pelaku juga didapat dari Pekanbaru, Riau. Untuk kedua pelaku diancam minimal 4 tahun penjara dengan pasal 104 dan 112 ayat 1.

Terkait banyaknya narkotika yang dipasok dari Pekanbaru, AKBP Andry menjelaskan, unitnya mengalami keterbatasan sarana prasarana untuk mengungkap jaringan tersebut.

“Ya kami sudah pelajari motif dan rute peredaran narkotika dari Pekanbaru masuk ke Pariaman. Namun keterbatasan sarana prasarana tersebut kami minta tolong untuk pengungkapan ke Polda Sumbar,” jelas Dia.

Secara umum, AKBP Andry mengakui, untuk saat ini pasokan narkotika dari Pekanbaru ke Pariaman masih terjadi dan jaringan pengedaran itu belum banyak yang ditutup pihaknya. (Herry Suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas