Polres Sinergikan Keselamatan Lalu Lintas, Disdik Siapkan MoU

Aksi Selamat Lalu Lintas 2015 Polres Payakumbuh

Aksi Selamat Lalu Lintas 2015 Polres Payakumbuh

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-”Ditujukan bagi terwujudnya sinergisitas antara Polres Payakumbuh dan instansi terkait dalam membina penyelenggara lalu lintas angkutan jalan. Juga, demi terwujudnya kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat dalam berlalu lintas. Hal ini bertujuan akhir guna meningkatkan keselamatan di jalan secara berkesinambungan 2015 di wilayah hukum Polres Payakumbuh.”

Pembukaan paparan Kasatlantas Polres Payakumbuh Iptu Harry M Putra itu disampaikannya di depan seluruh peserta Rakor Aksi Keselamatan Lalu Lintas 2015 yang dilangsungkan Kamis (5/2) pagi di Ruang Rapat Utama Polres Payakumbuh. Kapolres Payakumbuh AKBP Yualiani SH diwakili oleh Wakapolres Kompol Kompol M Yudie Sulistyo SiK bersama Ketua LKAAM Payakumbuh Indra Zahur SE Dt Rajo Simarajo, duduk di depan memimpin Rakor yang diikuti oleh Para Kepala SKPD, Danramil, Dansubdenpom, Kepala Sekolah, dan para guru dan siswa.

Dalam paparannya, Iptu Harry M Putra menjelaskan, bahwa tujuan Aksi Keselamatan Lalu Lintas 2015 ini didasari oleh meningkatkan penanganan pelanggaran lalu lintas kasat mata yang marak terjadi dewasa ini. Lalu, menghindari persepsi bahwa polri tidak dianggap melakukan pembiaran atau polisi tidak hadir di tengah-tengah masyarakat, meningkatkan kesadaran dan kepatuhan hukum masyarakat dalam lalu lintas guna meningkatkan keselamatan jalan khususnya wilayah hukum Polres Payakumbuh.

Maka, disampaikan oleh Kasatlantas Polres Payakumbuh, bahwa fokus penindakan dilakukan bagi pengendara kendaraan yang tidak memakai helm SNI atau memakai sabuk keselamatan. Lalu, penertiban pelanggaran kendaraan tidak sesuai peruntukan, penertiban pelanggaran bonceng lebih dari 1, penertiban pelanggaran melawan arus, penertiban pelanggaran marka jalan, penertiban pelanggaran zig zag atau ugal-ugalan, penertiban pelanggaran kebut-kebutan, penertiban pelanggaran gunakan handphone saat berkendara. Semua pelanggaran ini akan mendapatkan tindakan utama dari Satlantas Polres Payakumbuh di bulan aksi keselamatan lalu lintas, sepanjang tahun 2015 secara berkesinambungan.

”Program ini dilakukan untuk kegiatan keselamatan pengguna jalan dan yang berlalu lintas. Sebab berdasarkan data 2014, di wilayah hukum Polres Payakumbuh 132 kasus kecelakaan berlalu lintas, dengan 25 korban meninggal dunia, 119 orang menderita luka berat dan 96 orang luka ringan. Angka ini fantastis sebab merenggut jiwa manusia. Inilah sebabnya, Satlantas Polres Payakumbuh sangat berharap bantuan dari berbagai elemen, pemerintah, TNI, pihak sekolah serta stakeholder lainnya untuk berperan serta mendidik masyarakat sadar akan aturan berlalu lintas,” papar Kasatlantas Polres Payakumbuh Iptu Harry M Putra, yang sempat diberi input oleh Kapolres AKBP Yuliani SH tentang kelengkapan dan kejelasan paparannya itu.

Wakapolres Kompol Heri Budianto, saat membuka Rakor menyebutkan bahwa kesadaran semua pihak harus dibangkitkan. Bahwa semisal menggunakan helm, bukan karena ditangkap polisi, namun karena menjaga keselamatan diri. Ini lah hal kecil yang menurut Wakapolres bisa diberikan pendidikan oleh masyarakat terdekat, instansi terdekat atau pihak sekolah lewat pendidikan di sekolah.

Oleh Kadinas Pendidikan Kota Payakumbuh Hasan Basri, pertama kali di Indonesia, akan dibuat Memorandum of Understanding (MoU) atau naskah kerjasama antara Polres dan Dinas Pendidikan. Hasan yang terkejut melihat data pelanggaran yang banyak dilakukan siswa sekolah, akan menyusun bersama Polres naskah atau draft berisi hukuman bagi sekolah yang siswanya banyak melakukan pelanggaran. Ini salah satu upaya penanganganan pelanggaran berlalu lintas.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas