Polsek Padang Ganting Gagalkan Aksi Balap Liar

Kapolsek Padang Ganting Iptu. M. Zen saat memeriksa salah satu kendaraan roda dua, dalam razia Cipta Kondisi yang berhasil mengagalkan balapan liar, sabtu (13/01/18) malam. (DDY)

 

Tanah Datar, www.padang-today.com,- Jajaran Polsek Padang Ganting, Kabupaten Tanah Datar gagalkan aksi balap liar. Ironisnya, yang terjaring saat diraziai oleh polisi merupakan masih berstatus pelajar, sabtu (13/06) malam di sekitaran Jalan Raya Batusangkar – Talawi.

Razia Yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Iptu. M. Zen tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat yang sudah resah mendengar suara bising dari suara kendaraan bermotor yang diduga melakukan balapan liar.

“Kita sudah sering mendapatkan laporan dari warga jika akhir akhir ini ada kegiatan balapan liar, dan aksi tersebut sangat menganggu warga sekitar dengan suara motor yang sangat bising. Untuk menindak lanjuti itu kami beserta jajaran polsek lakukan razia,” ujar Iptu. M. Zen.

Penertiban aksi ini ucap Kapolsek juga melibatkan pihak perangkat nagari, jorong dan ninik mamak. Dan aksi ini katanya sudah dilakukan berulang kali oleh remaja yang rata rata masih duduk dibangku sekolah.

“Beberapa anggota kita perintahkan untuk mendata mereka dan melakukan penggeledahan jika ada diantara mereka yang terlibat narkoba dan senjata tajam,” sebut Kapolsek.

Pantauan www.padang-today.com dilokasi razia, pihak Polsek Padang Ganting tidak hanya menertibkan puluhan kendaraan roda dua yang tidak memiliki surat lengkap namun juga menindak kendaraan yang memakai knalpot racing yang keras.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat dan juga ninik mamak nagari setempat Erison DT. Maruanso (52) sangat mengapresiasikan yang dilakukan oleh jajaran polsek Padang Ganting, karena bisa mengagalkan aksi balapan liar yang dilakukan di jalan Raya.

“Laporan kami terakhir langsung ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian, buktinya banyak anak kamanakan kami yang terjaring dalam aksi kebut kebutan ini. Dan kami berharap, ini dapat dijadikan efek jera bagi mereka dan orang tua dapat lebih mengawasi kegiatan anak kemenakan kita,” tutur DT. Maruanso.(ddy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*