PON Remaja, Panahan Sumbar Jaga Asa

 

IMG_29226593269361SURABAYA, PADANGTODAY. COM-Atlet panahan masa depan Sumbar Yudha Martadiansyah menjaga asa untuk meraih prestasi di arena PON Remaja I.

Berlaga di lapangan panahan KONI Jatim, Selasa (9/12),  Yudha yang berlaga pada nomor ronde receive 2 x 60 meter menduduki posisi 16 dari 34 atlet yang berlaga pada nomor ini.

Dengan posisi ini, Yudha berhak berlaga di babak eliminasi 32 besar  yang akan digelar di Komplek KONI Kertajaya , Rabu (10/12) besok.

Di babak eliminasi 32 besar ini, Yudha akan menghadapi pemanah Banten WidanMaurits.

Pelatih panahan Sumbar Andre kepada wartawan mengaku puas dengan penampilan Yudha ini. “Kita cukup puas dengan  hasil yang diraih Yudha, meski dia  tegolong dadakan bermain di nomor dimaksud. Apalagi dinomor recurve, baru kali ini Sumbar mengikuti pertandingan,” terangnya.

Katakan Andre, atlet yang bertanding di nomor recurve adalah Febriandi Saputra. Akan tetapi karena panitia merobah aturan yang telah ditetapkan,terpaksa strategi tim dirubah.

“Sebenarnya Febriandi yang turun di nomor ini. Karena ada perubahan aturan,terpaksa Yudha kita turunkan. Yudha cukup pede untuk menembak dibanding Febriandi. Apalagi ini bukan nomor spesialisasi Febriandi”terangnya.

Ditempat yang sama Wakil Sekretaris Pengprov Perpani Sumbar Tri Putra Junaidi mengaku geram dengan panitia yang merobah aturan pertandingan. Aturan tersebut sangat merugikan Sumbar, apalagi aturan tersebut berubahnya secara mendadak ketika technical meeting Senin kemarin.

Aturan yang dimaksudkan Tri Putra Junaidi adalah dalam aturan pertama nomor pertandingan bisa rangkap,dua nomor bisa satu atlet. Ternyata ketika technical meeting jadi berubah total menjadi satu atlet satu nomor.

Dijadwalkan dua pemanah Sumbar Febriandi dan Kemala Nilam Sari di nomor nasional bakal bertanding pada Kamis (11/10). Pengprov Perpani Sumbar sendiri menargetkan satu keping medali dari Febriandi Saputra.

“Kita berharap atlet panahan ini bisa setidaknya membawa pulang satu keping medali. Mudah-mudahan bisa terwujud lah, yang pasti kita minta doa dan dukungan masyarakat Sumbar,”pinta pria yang juga dosen UNP itu.(can)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*