PPK VII Koto Transparan Dalam Penghitungan Suara

Padang-today.com__Tiga hari setelah pencoblosan pemilu 2019 serentak di Indonesia, rekapitulasi hasil penghitungan suara baik untuk Pemilihan Presiden (pilpres) maupun Pemilihan Legislatif (pileg) telah dilakukan oleh PPK VII Koto Sungai Sariak, Padang Pariaman, Sumbar yang dilangsungkan di daerah setempat.

Situng, penghitungan yang dilakukan oleh pihak Panitia Pemilu Kecamatan VII Koto Sunga Sariak berjalan aman, terbuka dan transfaran. Hal ini dibuktikan, setiap masyarakat yang ingin menyaksikan situng di daerah itu dapat mengakses dan mendengar hasil dari C1 di maing-masing TPS.

“ Proses situng di PPK VII Koto yang sangat transparan, bersahabat dan melayani semua. Disini C1 bisa dililhat dan ditayangkan melalui proyektor, juga dapat di foto melaui telepon pintar oleh yang membutuhkan,” ujar salah satu Tokoh Masayrakat VII Koto Sungai Sariak, Zahirman kepada www.padang-today.com, Sabtu 20-04-2019 di Padang Pariaman.

Katanya, pihak PKK di daerah itu sangat bersahabat dan berdemokrasi dalam melaksanakan pemilu kali ini. Dalam penghitungan suara yang dlaksanakan oleh PPK tidak ada hambatan dan lancar. Sehingga masyarakat setempat dapat menerima dengan pua dari hasil tersebut.

Iklas Bhakri, salah satu peninjau mengatakan, proses situng di berbagai daerah telah menunjukan hasil dari rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilu 2019, Pileg dan Pilpres yang telah digelar oleh KPU.

Terkait dengan situng di VII Koto Sungai Sariak, ia mengatakan perlu dicontoh oleh daerah-daerah lain, agar pelaksanakaan situng dapat berjalan aman dan kondusif. Artinya, demokrasi di daerah ini dapat dirasakan dan dinikmati oleh massayarakat.

“ Pelaksanakan situng di VII Koto Sungai Sariak perlu dicontoh oleh daerah lain, jangan pihak peyelenggara pemilu menciptakan permasalahan baru ditengah-tengah msyarakat,” ujarnya.

Berkaca kita pada daerah lain, kata dia, seperti di Sungai Limau PPK berkebijakan agar terciptanya suasana yang kondusif, penghitungan suara di perbolehkan masuk bagi yang berkepentingan yang mana telah diberitakan oleh www.padang-today.com.

Setelah semua pemilih mencoblos di TPS, lanjut Iklas bhakri, petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mencatat jumlah suara ke dalam formulir model C1. Formulir C1 adalah sertifikat hasil penghitungan suara, yang terbagai untuk presiden dan wakil presiden, DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota.

Seterusnya, kotak suara dan dokumen adminstrasi lainya diberikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk dilakukan rekapitulasi di tingkat kecamatan. Lalu, rekapitulasi di tingkat kabupaten/kota. Kemudian, di tingkat provinsi oleh KPU Provinsi.

Terakhir, rekapitulasi dilakukan di tingkat nasional oleh KPU RI. Selain itu, KPU juga akan mempublikasikan hasil penghitungan tersebut melaui Sistem Informasi Penghitungan Suara atau Situng Pemilu 2019.

Ini untuk membantu proses publikasi hasil pemilu ke masyarakat. Situng bukan hanya merupakan hasil akhir, namun hanya sebagai gambaran saja. (suger)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas