Produsen Smartphone Samsung Akan Menaati Peraturan Di Indonesia

Ilustrasi

Ilustrasi

PADANGTODAY.COM – Terkait wacana pemerintah akan menerapkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada awal 2017, Produsen smartphone Samsung akan menaati peraturan yang bakal berlaku di tanah air.

Bahkan, tindakan nyata yang dilakukan oleh Samsung untuk mendukung aturan tersebut sudah bisa ditunjukkan dengan telah memproduksi beberapa ponsel yang dirakit di Indonesia. Terbukti, Galaxy S6 dan S6 Edge yang baru saja dirilis di Indonesia, juga dibuat di tanah air.

Hal itu disampaikan oleh Marketing Director IM Business SEIN Vebbyna Kaunang. “Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge dirakit di Indonesia. Tapi, kami tidak mau membesarkan hal ini, biarkan berjalan dulu,” kata Vebby saat bincang hangat dengan beberapa media di Jakarta, (08/05).

Lebih lanjut Vebby mengungkapkan alasan mengapa pihaknya tak ingin membesarkan hal itu, karena agar para konsumennya bisa merasakan canggihnya produk smartphone baru kepunyaan Samsung itu. Kendati dirakit di dalam negeri, Vebby berani jamin kualitasnya tak kalah hebat dengan produksi di luar negeri.

“Meski dirakit di Indonesia, soal kualitas tak ada bedanya. Karena, tim yang mengerjakannya sama dengan ponsel produksinya yang ada di dunia,” ungkap dia.

Mengenai lokasi perakitannya, Vebby mengatakan bahwa S6 dan S6 Edge dirakit di Cikarang, Bekasi, di mana satu lokasi produksi dengan barang-barang elektronik dari Samsung ini.

Selain S6 dan S6 Edge, beberapa ponsel perusahaan asal Korea Selatan yang beredar di Indonesia ini, hampir kesemuanya diproduksi di Cikarang.

“Beberapa ponsel sebelumnya juga yang beredar di Indonesia dirakit di sini,” ucapnya.

(dzm/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*