PT Angkasa Pura Tidak Memperbolehkan Para Wartawan Untuk Meliput Rekonstruksi Aksi Mario

ilustrasi

ilustrasi

PADANGTODAY.COM – PT Angkasa Pura tidak memperbolehkan para wartawan untuk meliput rekonstruksi aksi Mario Steven Ambarita (21), penumpang gelap yang nekat menyelinap di rongga roda pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GA-177 jenis Boeing 737-800, di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK II) Pekanbaru.

Belasan Security Airport berjaga di pintu gerbang masuk Angkasa Pura menghadang para wartawan. Tak ayal, puluhan wartawan dari media lokal dan nasional tidak bisa mengabadikan olah TKP dari Mario Steven Ambarita (21), yang telah tiba di Bandara SSK II Pekanbaru pada pukul 10.30 WIB, Kamis (9/4) pagi.

“Mohon maaf, wartawan belum bisa masuk ke dalam, karena Mario sedang beristirahat,” ujar salah seorang PAM Auri yang bertugas di bandara SSK II.

Malahan, belasan petugas Angkasa Pura termasuk pihak pengamanan, memberi penjagaan super ketat di pos pintu gerbang masuk dimana menjadi tempat rekonstruksi pemuda nekat tersebut.

“Kita sudah koordinasi dengan penanggung jawab keamanan, yang jelas wartawan sabar dan disuruh menunggu,” ujar anggota TNI AU tersebut.

Mario Steven Ambarita (21) tiba di Pekanbaru pada pukul 10.30 WIB, dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Setelah landing, Mario langsung dibawa dengan menggunakan mobil, dengan disertai pengawalan ketat.

“Sudah tiba tadi, pas turun langsung naik mobil dan dikawal ke kantor Angkasa Pura,” kata salah seorang karyawan Waskita yang bekerja di dalam kawasan bandara.

(hhw/uil)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*