PTPN Bakal Jadi Induk Dari Holding BUMN Perkebunan

PERKEBUNANJakarta, PADANGTODAY.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengaku belum menyiapkan nama untuk induk perusahaan perkebunan pelat merah. Namun, sudah jauh-jauh hari, Dahlan menyebut bahwa PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III bakal menjadi induk dari holding BUMN perkebunan.

“Mungkin sebaiknya PTPN III diubah namanya. Belum terpikirkan dan saya akan ubah,” katanya saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (22/9).

Dia mengungkapkan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah meneken Peraturan Pemerintah terkait pembentukan holding BUMN perkebunan. Ini merupakan sesuatu yang telah diperjuangkan Kementerian BUMN sejak 12 tahun silam.

“Itu lama sekali, 12 tahun. Saya harus akui peran Menteri Koordinator Perekonomian Chairul Tanjung sangat besar. Kalau menterinya bukan dia, belum tentu jadi.”

Dahlan melanjutkan, CT aktif memperjuangkan pembentukan holding BUMN perkebunan. Dengan kewenangan yang dimiliki, CT mencairkan kebekuan birokrasi yang selama belasan tahun menjadi kendala upaya perampingan jumlah perusahaan pelat merah. “Istilahnya pak Chairul Tanjung jemput bola,” jelas dia.

Menurutnya, penggabungan itu bakal membuat kinerja BUMN perkebunan dan kehutanan yang dimiliki pemerintah bakal lebih efisien. Sebagai ilustrasi, penyatuan sistem pengadaan pupuk bakal menghemat anggaran BUMN ratusan miliar.

“Pasti banyak yang akan naik (kinerja). Pasti pengeluaran akan turun. Itu perlu menjadi target,” katanya.

Sebelum terwujud, pekerjaan rumah yang harus diselesaikan masing-masing BUMN perkebunan adalah menggelar rapat umum pemegang saham (RUPS). BUMN perkebunan masih harus mengubah anggaran dasarnya agar sejalan dengan peraturan pemerintah yang diteken pekan lalu.(mr/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas