Puluhan Pedagang Batu Akik Ditertibkan

Walikota Padang panjang pimpin penertiban pedagang.

Walikota Padang panjang pimpin penertiban pedagang.

Padangpanjang,padangtoday.com-Puluhan Pedagang Batu Akik yang berjalan disepanjang trotoar depan Gedung M Syafei Padangpanjang, ditertibkan dan dipindahkan ke lokasi di Terminal Kantin oleh Satpol PP setempat sejak Senin (27/4) lalu hingga sepekan terakhir ini.

Malahan, operasi penertipan yang dilakukan ditengah guyuran hujan itu, langsung dipimpin oleh Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis. Pada kesempatan itu, Hendri Arnis juga meninjau lansung lokasi yang akan dijadikan tempat pemindahan pegadang Batu Akik tersebut.

“Maaf, bapak-bapak dan ibuk-ibuk, lokasi ini tidak diperbolehkan lagi untuk berjalan. Karena, peruntukan trotoar ini bukan untuk lokasi berjalan, tetapi sebagai lokasi pejalan kaki,” kata Hendri Arnis didampingi Kasatpol PP Joni Aldo, dihadapan puluhan pedagang yang membandel kembali ditertibkan Jumat (30/4) kemarin.

Disebutkan Hendri Arnis, pemindahan Pedagang yang dilaksanakan itu, bukan untuk membunuh Pedagang, tetapi menjalankan aturan. Karena, cukup banyak masukan dan keluhan masyarakat yang disampaikan langsung kepadanya.

“Lokasi ini untuk pejalan kaki dan kehadiran Pedagang disini mengganggu keindahan dan kenyamanan kota. Apalagi, efek dari Pedagang disini juga mengganggu arus lalu lintas menuju lokasi Pasar Padangpanjang,” sebut Hendri Arnis.

Ditambahkan Joni Aldo, penertipan yang melibatkan puluhan personil tersebut, memang sengaja dilakukan untuk menertibkan Pedagang Batu Akik yang menempati sepanjang trotoar di depan Gedung M Syafei.

“Kita juga sudah menyampaikan kepada Pedagang untuk menempati lokasi yang baru, kita sudah meninjau kelayakan lokasi yang kita sediakan untuk mereka. Intinya, pemindahan yang kita lakukan juga diiringin solusi untuk saudara kita yang berdagang,” sebut Joni Aldo.

Pada kesempatan itu, Joni Aldo, juga menegaskan kepada seluruh Pedagang untuk tidak boleh lagi berjalan di sepanjang trotoar di depan Gedung M Syafei, maupun fasilitas umum lainnya yang dipergunakan bukan untuk berjualan.

Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Padangpanjang Armadanis St. Pangeran mengapreasi kebijakan yang dilakukan oleh Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis melalui Satpol PP. Apalagi, penertiban tersebut sesuai dengan apresiasi masyarakat yang disampaikan kepada pemerintah.

“Kalau bisa, sesuai dengan program ekonomi kreatif dari Presiden Jokowi, saat boomingnya batu akik ini, kalau bisa pemerintah daerah melakukan pembinaan terhadap pedagang dan pelaku usaha Batu Akik ini, begitupun di Padangpanjang,” sebut Armadanis St. Pangeran.

Disampaikannya, pemerintah daerah harus bijak dalam menempatkan pedagang ini, karena menyangkut perekonomian masyarakat. Apalagi, batu akik ini pasarnya cukup bagus dan menjadi salah satu usaha masyarakat.

“Kalau bisa pemerintah daerah menyediakan lokasi khusus yang nyaman dan aman bagi pelaku usaha batu akik ini,” ungkapnya.

Meskipun ditengah guyuran hujan, puluhan personil Satpol PP tetap mengawal pemindahan barang-barang milik pedagang Batu Akik. Apalagi, lokasi yang sempat dijadikan sentra Batu Akik ini, harus steril dari pedagang. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*