Puluhan Pemuda Di Purwokerto Menggelar Aksi Bakar Bendera Australia

Puluhan Pemuda Di Purwokerto Menggelar Aksi Bakar Bendera Australia

Puluhan Pemuda Di Purwokerto 

Advertisements

PADANGTODAY.COM– Puluhan pemuda di Purwokerto menggelar aksi bakar bendera Australia dan replika kanguru sebagai simbol penolakan intervensi eksekusi duo bali nine. Aksi tersebut dilakukan di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Senin (2/3).

Dalam aksi yang digalang Pemuda Pancasila (PP) cabang Purwokerto tersebut meminta agar pemerintah jangan menunda eksekusi terpidana mati kasus narkoba. “Pemerintah jangan takut, karena kami siap dengan intervensi asing. Kami siap membela harga diri bangsa,” ujar seorang peserta aksi, Arno Suprapto.

Selain itu, dia mengecam tindakan Australia yang merongrong pelaksanaan eksekusi mati. “Bandar narkoba sebenarnya adalah perdana menteri Australia, kenapa? Karena dia melakukan penolakan terhadap eksekusi mati gembong narkotika yang merupakan warga negaranya,” kecam Arno.
Selain itu, Ketua Pemuda Pancasila Cabang Banyumas, Yudo F Sudiro mengemukakan organisasinya siap mendukung langkah pemerintah mengeksekusi terpidana mati. “Kami berharap pemerintah mengambil tindakan tegas untuk menjaga kewibawaan negara kita. Jangan mau dicampuri asing,” tuturnya.

Aksi tersebut ditemui anggota DPRD Banyumas, Nanung Astoto yang ikut berorasi dalam aksi tersebut. Dia menyerukan agar pemerintah segera melakukan eksekusi mati. “Kami minta pemerintah jangan ragu, karena eksekusi tersebut harus dilakukan,” tuturnya.

Usai orasi, para peserta aksi membakar patung kanguru dan bendera Australia, selain itu mereka juga menyerahkan uang koin yang dikumpulkan kepada DPRD.

(hhw/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*