Puluhan PKL Datangi DPRD Sampaikan Aspirasi

Padangpanjang – Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di pasar Padangpanjang kembali menyampaikan aspirasinya ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat, Senin pagi (18/3) sekitar pukul 09.15 WIB.

Kedatangan PKL tersebut, guna meminta untuk dikembalikan berjualan di sepanjang jalan Khatib Sulaiman. Dimana sebelumnya, pada Sabtu (16/3) kemarin, Pemko Padangpanjang bersama pihak terkait telah menertibkan seluruh lapak yang menempati sepanjang jalan Khatib Sulaiman.

“Kami para PKL meminta kepada Pemerintah dan Anggota Dewan untuk mengembalikan kami ketempat semula, yakni sepanjang jalan Khatib Sulaiman,” ujar Koordinator Pedagang, Leo, saat dikonfirmasi Pasbana.com.

Meja-meja lapak PKL yang selama ini menempati lokasi jalan tersebut, diarahkan ke lokasi Pasar Sayur. Namun sejumlah pedagang yang tidak bersedia dipindahkan ke kawasan Pasar Sayur, tampak menggelar lapak di kawasan Gang Kecap.

“PKL harian yang pindah ke Gang Kecap, ternyata menimbulkan permasalahan baru, karena setiap hari pasar Senin dan Jumat PKL yang hanya berjualan setiap hari pasar sudah menempati tempat tersebut, alhasil terjadi bentrokan sesama pedagang,” jelas Leo.

Untuk menghindari bentrokan tersebut, Leo meminta, agar PKL harian ini di Pindah ke lokasi semula. “Untuk memindahkan PKL seharusnya pemerintah memikirkan terlebih dahulu, mudah-mudahan hal ini tidak terulang lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Padangpanjang, Yulius Kaisar, didampingi Sekretaris Zulkifli, Anggota Dewan Desfa Remindo dan Idris Alhafizh yang menerima aspirasi dari para PKL itu menyampaikan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti hal ini dengan mengklarifikasi kepada Pemko Padangpanjang.

“Kita sudah mendengar aspirasi dari para PKL, dan kita akan menyelesaikan seluruh persoalan yang ada dipasar, dengan meminta pemko untuk mencari solusi terbaiknya seperti apa. Karena, pasar ini dibangun untuk meningkatkan kehidupan dan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas