Rafhely FC Juarai Linus Futsal 2016

MEDIA7 (1)MS-Juarai LFN Sumbar 2016, Rafhely FC Selangkah Lebih Dekat ke Liga Profesional Futsal 2017
MS-Liga Nusantara (Linus) Futsal Sumbar telah berakhir dengan tampilnya Rafhely FC sebagai juara. Rafhley FC menjadi juara,
setelah dalam laga final yang digelar di Lapangan Futsal Rafhely By Pass Kota Padang, Minggu (30/10) berhasil mengatasi
perlawaan dengan skor akhir 7-1.

Dengan keberhasilan menjadi yang terbaik, selain mendapat hadiah berupa tropi dan uang pembinaan, Rafhley FC juga berhak
mewakili Sumbar pada perhelatan Linus tingkat nasional yang akan digelar 2 Desember mendatang. “Ya, melalui perjuangan yang
cukup berat, akhirnya tim Rafhley FC tampil sebagat juara Linus II ini. Mudah-mudahan di tingkat nasional nanti tim ini bisa
bersaing dan promosi ke Liga Pro,” ujar Ketua Panitia Linus Futsal 2016 Syamsul Bahri.

Di tingkat nasional nanti, Rafhely akan bersaing dengan enam Provinsi lain di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau,
Jambi, Bengkulu, dan Lampung. “Juara LFN Sumbar juga akan mewakili Sumbar di babak regional 34 besar, yang juga akan
diselenggarakan di Padang, 3-12 Desember mendatang,” terangnya.

Tujuh gol The Yellow Army (julukan Rafhely FC) pada pertandingan tersebut diciptakan oleh Taufik Diki Alfianto menit ke-3,
Abdul Rohman Nawawi menit 9, Lutfi Ramdhani menit 12, Bentra Anggono menit 22, Irfan Nelson (2 gol) menit 33, dan Septian
Rinaldo pada menit ke-38. Sementara satu-satunya gol balasan Adrenalin FC diciptakan melalui Rafin Chaniago pada menit 7.

Pertandingan final sendiri berlangsung panas, Adrenalin FC yang sadar kalah secara kualitas menerapkan permainan keras dari
menit pertama. Namun demikian, Rafhely FC yang diperkuat lima pemain asal DKI Jakarta mampu unggul cepat melalui aksi pemain
mungilnya, Taufik Diki Alfianto pada menit ketiga.
Tertinggal Adrenalin FC mencoba mengejar dengan meningkatkan tempo permainan, itu membuahkan hasil ketika tendangan Rafin
Chaniago membentur pemain Rafhely FC sehingga bola berubah arah dan tidak bisa diantisipasi penjaga gawang M Yusuf
Kurniawan. 1-1 kedudukan sama kuat.

Berhasil dikejar, Efrinaldi, dkk kembali bermain agresif dan berhasil membukukan dua gol dalam waktu berdekatan melalui Abdul
Rohman Nawawi menit 9 dan Lutfi Ramdhani menit 12 untuk membawa The Yellow Army memimpin dengan skor 3-1 di paruh pertama.
Memasuki 20 menit kedua, Rafhely FC makin dominan. Hal itu tidak lepas dari permainan Adrenalin FC yang semakin tidak
terkontrol. Hasilnya, empat gol berhasil disarangkan tim asuhan Andrian Andika masing-masing melalui Bentra Anggono menit 22,
Irfan Nelson (2 gol) menit 33, dan Septian Rinaldo pada menit ke-38.
Pelatih Rafhely FC, Andrian Andika mengaku puas dengan permain yang ditunjukkan Efrinaldi, dkk, dia mengapresiasi mental
bermain anak asuhnya yang tetap mampu bermain tenang, meski Adrenalin FC menunjukkan perlawan sengit di awal-awal
pertandingan.

“Berkat kerja keras anak-anak kami sukses menguasai permainan dan di babak kedua kami mampu bermain dominan,” sebut pria yang
akrap disapa Anduik ini beberapa saat setelah timnya memastikan gelar juara.
Setelah memastikan juara tingkat Sumbar, Anduik menyebut dia bersama tim akan kembali fokus mempersipakan tim jelang babak 34
besar regional Sumatera yang akan digulirkan pada 3-12 Desember mendatang.

Di tingkat Regional Sumatera, The Yellow Army akan bersaing dengan dengan dengan juara dari enam Provinsi lain di Sumatra,
yaitu Aceh, Sumatra Utara, Riau, Jambi, Bengkulu, dan Lampung. ilaksanakan.
“Kalau bicara peluang di tingkat regional Sumatera, saya rasa peluang itu ada, tinggal bagaimana persiapan. Untuk saingan
terberat, ada Sumut dan juga Lampung,” jelasnya.

Terkait regulasi yang membolehkan setiap tim melakukan penambahan pemain asal Sumbar, Anduik menyebut akan memanfaatkan
kesempatan tersebut untuk menambah kekuatan timnya. Sebagai gambaran awal, dia menyebut akan memanggil beberapa pemain alumni
PON 2016 yang memperkuat Sumbar di Jabar, September lalu.

“Untuk bayangan sementara iya (pemain PON), tapi mungkin juga akan dilakukan seleksi untuk memilih lima pemain terbaik yang
akan bergabung dengan tim yang sudah ada ini,” pungkasnya.
Penutupan LFN 2016 sendiri dilakukan oleh Perwakilan Asprov PSSI Sumbar, Asril yang berharap keberhasilan Rafhely FC
menjuarai tingkat Sumbar bisa dilanjutkan dengan menjuarai tingkat regional Sumatera.

“Untuk itu, lakukan persiapan semaksimal mungkin untuk bisa berprestasi lebih maksimal lagi,” katanya singkat.
Untuk LFN 2016 ini juga dilakukan pemilihan pemain terbaik yang diraih oleh Bentra Anggono pemain Rafhely FC, sedangkan top
skor diraih dua orang yang sama-sama menciptakan 10 gol di LFN 2016 Sumbar, yaitu Tommy Saputra dari Adrenalin FC dan Abdul
Rahman Habibi dari tim Kota Bukittinggi. (FB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas