Raih 87 Medli di Porprov, Walikota Payakumbuh Bangga dengan Atlet Binaan Sendiri

Ketua Persani Payakumbuh Syafwal bersama pesenam Payakumbuh Rido setelah merebut emas pada nomor palang tunggal artistik putra.

Ketua Persani Payakumbuh Syafwal bersama pesenam Payakumbuh Rido setelah merebut emas pada nomor palang tunggal artistik putra.

Advertisements

PAYAKUMBUH,PADANGTODAY.COM-Meraup 16 emas, 29 perak dan 42 perunggu, mengantarkan posisi Payakumbuh di urutan ke-15 dalam klasemen perolehan medali Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat XIII/2014, di Dharmasraya, yang berakhir 26 Desember lalu.
Pasangan Walikota Payakumbuh Riza Falepi dan Wawako H Suwandel Muchtar serta Ketua DPRD YB Dt Parmato Alam, mengaku puas dan bangga dengan torehan prestasi atlet kontingen Payakumbuh itu.

“Saya senang, puas dan bangga dengan catatan prestasi yang diukir seluruh atlet dari berbagai cabang olahraga tersebut. Perjuangan mereka selama Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat di Dharmasraya, pantas diapresiasi. Warga kota layak berterimakasih kepada pahlawan olahraga tersebut,” sebut ketiga pemimpin kota itu, ketiga dihubungi terpisah, Minggu (28/12).

Meski terpaut di papan bawah klasemen perolehan medali, namun seluruh atlet binaan sendiri seluruh cabang olahraga Payakumbuh itu, telah membuktikan, bahwa mereka mampu berprestasi tinggi. “Inilah yang membuat kita bangga, karena tampil dengan kekuatan murni, binaan sendiri. Bukan mendatangkan atlet impor dari provinsi tetangga,” sebut walikota.

Dikatakan walikota, jika tujuan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat membina dan mencetak atlet berprestasi di Ranah Minang ini, model yang dibuat Payakumbuh inilah yang pantas diteladani. Karena, Payakumbuh membina anak negeri ini secara berjenjang dalam berbagai cabang olahraga. Dana APBD buat olahraga, harus dinikmati putera daerah kota ini.

“Jauh hari Saya sudah ingatkan KONI dan Disparpora Payakumbuh, untuk tidak mendatangkan atlet impor. Karena, kemenangan yang diperoleh adalah kebahagiaan semu. Menang dengan memakai atlet provinsi lain, sama saja membunuh olahraga di daerah ini,” tegasnya.

Alhamdulillah, meski terbatas dalam segala hal, mulai dari prasarana dan sarana olahraga yang minim, tapi semangat atlet Payakumbuh berlaga di arena Pekan Olahrag Provinsi Sumatera Barat, luar biasa. Mereka mampu merebut medali, dan tampil di panggung dengan dada busung dan kepala tegak. Dengan total 87 medali, kontingen Payakumbuh pulang dengan hati yang berbunga-bunga. “Kita akan berikan bonus kepada seluruh atlet dan pelatih peraih medali tersebut,” tegas Riza.

Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, juga mengaku puas dengan catatan prestasi atlet Payakumbuh dimaksud. “Ke depan, DPRD akan mendorong pemerintah kota membuat perencanaan pembangunan prasarana dan sarana olahraga yang jelas. Lakukan skala prioritas, dan cabang olahraga mana yang harus didahulukan, sesuai dengan catatan prestasi olahraga bersangkutan,” sebut Dt. Parmato Alam, politis Partai Golkar ini.

Laporan Ketua Umum KONI Payakumbuh Dedrizal dan Kepala Dinas Parpora Syahnadel Khairi, dari 26 cabang olahraga dengan kekuatan 361 atlet dan 120 pelatih/ofisial yang dikirim ke Dharmasraya, tercatat 24 cabang olahraga yang sukses mendulang medali.

Cabang olahraga yang merebut medali, meliputi judo dengan 4 emas, 1 perak dan 5 perunggu. Cabang olahraga yang dipimpin Yudi Thamrin dan AKP Azhari, Kapolsek Gadut Payakumbuh ini, berada di urutan terdepan dalam perolehan medali dalam kontingen Payakumbuh. Kemudian disusul cabang senam dengan torehan 3 emas, 6 perak dan 2 perunggu.

Berikutnya, menembak 2 emas, 1 perak. Wushu 2 emas dan 7 perunggu. Tinju 1 emas, 2 perak dan 7 perunggu. Tarung derajat, 1 emas, 2 perak dan 2 perunggu. Balap sepeda, 1 emas, 1 perak dan 2 perunggu. Kempo, 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Aerosport (terbang layang), 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu.

Kemudian, cabang tenis 3 perak dan 1 perunggu. Renang 2 perak dan 3 perunggu, Dayung 2 perak dan 2 perunggu. Atletik 3 perak. Silat 2 perak. Bola basket 1 perak. Bola Voli 1 perak. Sedangkan cabang lainnya, taekwondo beroleh 3 perunggu, karate 2 perunggu, catur 2 perunggu, angkat berat 1 perunggu, panjat tebing 1 perunggu, sepak takraw 1 perunggu, tenis meja 1 perunggu dan sepakbola 1 perunggu.

Sedangkan, cabang olahraga yang belum beruntung merebut medali pada Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Barat ini, terdiri dari bulutangkis, balap motor, futsal dan bola voli pantai. Walau begitu, atas nama pendamping kontingen, Ketua Umum KONI Dedrizal bersama Wakil Ketua KONI Ostimardi serta Kepala Disparpora Syahnadel, mohon maaf kepada publik, warga kota, atas kegagalan dimaksud.

“Mohon maaf, atas kegagalan sejumlah cabang olahraga tersebut. Mereka sudah berjuang maksimal, tapi sportif kita akui, lawan lebih baik dari atlet Payakumbuh,” sebut Dedrizal dan Syahnadel.

Sukes yang tertunda itu, menurut Dedrizal dan Syahnadel, akan menjadi evaluasi kedua lembaga pembina olahraga itu, untuk membenahi sistem pembinaan olahraga ke depan. “Kami akan duduk semeja lagi, mencari solusi terbaik, membenahi dan melakukan pembinaan olahraga yang intensif ke depan,” tegas keduanya. (mmc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*