Rampok Berpistol Tembak Nasabah Bank, Puluhan Juta Raib, Wakil Walikota Suwandel Muchtar Bezuk Korban

“Kita sudah melihat kondisi korban bersama Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar di rumah sakit. Peluru yang bersarang di paha korban sudah berhasil dikeluarkan. Sampai saat ini, korban trauma dan menjalani istirahat,”terang Bakhtaruddin.

Rampok Berpistol Tembak Nasabah Bank, Puluhan Juta Raib, Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar membezuk korban

Rampok Berpistol Tembak Nasabah Bank, Puluhan Juta Raib, Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar membezuk korban

Rampok Berpistol Tembak Nasabah Bank, Puluhan Juta Raib, Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar membezuk korban

Rampok Berpistol Tembak Nasabah Bank, Puluhan Juta Raib, Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar membezuk korban

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Kota Payakumbuh, kembali digegerkan adanya kriminal yang begitu sadis. Pada Jumat (4/9) pagi, seorang nasabah bank dirampok oleh sekelompok orang yang tak dikenal. Tak tanggung-tanggung, kawanan yang berjumlah 4 orang tersebut, menembaki korban dan membawa kabur uang tunai berjumlah puluhan juta rupiah.

Korban yang diketahui bernama Iswirwan (33) warga Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat,Kota Payakumbuh. Kronologis kejadian, berawal ketika Koran bersama temannya Dedrizul (33) kembali dari  BRI untuk mngambil uang tunai sebesar Rp 29 juta. Uang tersebut merupakan dana PNPM Kelurahan Kubu Gadang.

Setelah keluar dari bank yang terletak di pusat Kota Payakumbuh tersebut, keduanya meluncur dengan mengendarai sepeda motor, sekitar pukul 10.30 Wib, berencana akan mencari tempat makan.

Dari bank, korban yang berboncengan tersebut, sempat berputar menuju kea rah Kecamatan Situjuah untuk mencari tempat makan. Saat sedang di perjalanan, persisnya di Jorong Padang Ambacang, Nagari Situjuah Banda Dalam, sepeda motor korban dipepet oleh 2 sepeda motor yang dikendarai para perampok.

Dengan kondisi jalan yang sepi, 4 kawanan rampok langsung menarik tas yang berisikan uang milik korban. Korban sempat melawan akhirnya terjadi perkelahian antara kedua korban dan 4 perampok.

Perampok sempat memukuli kedua korban, ketika Iswirwan terjatuh, saat itu salah seorang perampok mengeluarkan senjata api dan langung menembaki paha korban dari jarak 5 meter. Ketika korban tidak berdaya, saat itu tas yang berisikan uang tunai puluhan juta langsung dibawa kabur oleh kawanan rampok.

Sedangkan, rekan korban, Dedrizul berhasil menyelamatkan diri dan mencari pertolongan untuk menyelamatkan korban. Korban tergeletak menahan sakit setelah satu butir peluru bersarang di paha kanan korban.

“Mereka menggunakan sepeda motor tanpa nomor polisi. Keempat rampok memakai penutup wajah dan sulit dikenali,”ujar Iswirwan kepada Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani di RSUD Adnan WD Payakumbuh.

Perampokan sadis yang dialami oleh kedua korban, terjadi begitu cepat. Mereka tidak menyangka akanmenjadi korban perampokan. Sementara Kapolres Payakumbuh AKBP Yuliani belum memastikan jenis senjata api yang digunakan pelaku. Sampai saat ini, Kepolisian Polres Payakumbuh masih memburu keberadaan keempat pelaku.

Sedangkan Lurah Kubu Gadang, Bataruddin menjelaskan, kedua korban merupakan anggota Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kelurahan Kubu Gadang. Keduanya berencana akan membayar uang untuk bahan bangunan yang digunakan pada program P2KP di Kelurahan Kubu Gadang.

“Kita sudah melihat kondisi korban bersama Wakil Walikota Payakumbuh H Suwandel Muchtar di rumah sakit. Peluru yang bersarang di paha korban sudah berhasil dikeluarkan. Sampai saat ini, korban trauma dan menjalani istirahat,”terang Bakhtaruddin.(dod)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*