Rawan Kecelakaan Lalu Lintas, Organda: Mobil Angkutan Barang, Jangan Dijadikan Angkutan Orang

Ketua Organda Kota Payakumbuh Amri.

Ketua Organda Kota Payakumbuh Amri.

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Ketua Organda Kota Payakumbuh, Amri melihat selama ini, mobil angkutan barang, banyak digunakan masyarakat untuk mengangkut orang. Hal tersebut jelas sangat berbahaya. Lebih menakutkan lagi, ketika mobil tersebut mengangkut para induak-induak pergi Yasinan dan Takziah.

Kemudian, kata Amri kepada anggota Pansus III DPRD Kota Payakumbuh saat rapat dengar pendapat dengan Organda, Jasa Raharja dan para kepala sekolah, di Aula kantor DPRD setempat, Rabu (18/3), bahwa risiko angkutan barang bawa orang ini cukup tinggi.

Rawannya, mobil angkutan barang itu dijadikan angkutan orang, ketika penumpangnya melebihi tonase. Misalnya, mengangkut pemain bola dengan tangan yang dilambai-lambaikan ke jalan raya dan acara keramaian lainnya, jelas muatannya melebihi dari kondisi rielnya.

”Sebab itu, kami mohon kepada anggota Pansus III bersama tim Ranperda Kota Payakumbuh mencantumkan sangsi dalam Ranperda tersebut terhadap mobil angkutan barang yang dijadikan angkutan orang, meskipun hanya beberapa jam,” Amri berharap.

Menyikapi hal tersebut, Ketua dan Wakil Ketua Pansus III DPRD Kota Payakumbuh H. Maharnis Zul dan Basri Latief, mengatakan, akan menyikapi laporan dari Organda tersebut dengan mencantumkan sangsi pada Pasal Ranperda LLAJ.

”Apa yang dikatakan Ketua Organda itu benar. Jika bukan dari sekarang kita siasati, tentu akan ada korban jiwa nantinya. Sebaik, mobil angkutan barang jangan dijadikan angkutan orang, karena rawan kecelakaan lalu lintas,” kata Maharnis Zul.

”Harapan dari pihak Organda itu sudah menjadi catatan Pansus III untuk dimasukkan dalam Ranperda. Semoga, kegiatan rapat dengar pendapat ini berguna untuk semua pihak dan bermanfaat bagi masyarakat luas,” harap Maharnis Zul dan Basri latief.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*