Razia Kendaraan Bermotor Bagi Anggota Polri

ilustrasi

ilustrasi

PADANGTODAY.COM – Bukannya memberi contoh yang baik, malah melakukan pelanggaran. Begitulah yang dilakukan seorang anggota Polda Sumsel berpangkat brigadir yang identitasnya dirahasiakan. Anggota polri tersebut ternyata tak memiliki surat izin mengemudi (SIM) meski selalu membawa kendaraan bermotor.

Hal itu terungkap saat razia kendaraan bermotor bagi anggota Polri yang digelar Bid Propam dan Ditlantas Polda Sumsel di Mapolda Sumsel, Kamis (9/4) pagi. Dari razia ini, sebanyak 18 anggota berpangkat brigadir yang terjaring.

Kasubbid Propam Polda Sumsel AKBP Rantau Isnur Eka mengaku kaget mendapati anak buahnya yang tidak mempunyai SIM saat berdinas. Saat diinterogasi, anggota tersebut mengaku SIM-nya ketinggalan di rumah. Tetapi, Rantau yang memimpin langsung razia tersebut tak begitu saja menerima pengakuan anggota polri berpangkat brigadir itu. Sebab, anggota itu masih membawa dompet. Begitu diselidiki, ternyata anggota tersebut sama sekali belum membuat SIM meski sudah menjadi anggota polri.

“Dari razia kita tadi, ada seorang anggota yang tak punya SIM. Dia ngakunya ketinggalan, tapi dompet dibawa,” ungkap Rantau, Kamis (9n/4).

Selain tak punya SIM, razia itu juga mengungkap ada anggota yang kedapatan SIM-nya sudah habis masa berlaku.
“Tapi tidak banyak, cuma ada beberapa,” kata dia.

Oleh karena itu, pihaknya mengimbau agar setiap anggota polri melengkapi surat-surat berkendara. Jika tidak, pihaknya akan memproses lebih lanjut bagi anggota yang membangkang. “Bila perlu mereka akan disidang disiplin karena berkendara itu memang wajib kantongi SIM,” tegasnya.

(hhw/uil)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*