Rektor Prof Ganefri: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kurikulum UNP Lebih Kompetitif

Wisuda ke-110, Rektor UNP Ungkapkan Fakta Revolusi Industri 4.0

Rektor Prof Ganefri: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Kurikulum UNP Lebih Kompetitif.

Padang, PADANG-TODAY.com-Kesadaran akan keadaan masa depan yang kian menantang, UNP terus membenahi kurikulum pendidikan yang diselaraskan, dengan iklim bisnis dan industri yang semakin kompetitif dan mengikuti perkembangan teknologi informasi.Hal ini juga terlihat dengan upaya UNP melakukan pembenahan masif dari sisi struktur, infrastruktur dan suprastruktur dalam menghadapi kebutuhan dan tantangan zaman yang semakin kompetitif.

“Proses pembelajaran, saat ini mengoptimalkan perkembangan multimedia, termasuk pemanfataan sarana dan prasarana berbasis online, yang tentu saja ditunjang oleh infrastruktur yang memadai serta memperbanyak prodi yang berhubungan dengan revolusi industri 4.0.” papar Rektor UNP, Prof Ganefri, PhD dalam sambutanya pada hari kedua, Wisuda Ke-110, Sabtu (17/3).

Merespon era revolusi industri 4.0, dikatakan prof Ganefri, UNP menyikapinya dengan beberapa formula. Kebijakan UNP selaras dengan Rencana dan Sasaran Strategis Kemenristekdikti 015-2019,yaitu meningkatnya kemampuan IPTEK dan Inovasi, meningkatnya relevansi, kualitas, dan kuantitas pendidikan tinggi, serta terlaksananya reformasi birokrasi.

Adapun kebijakan itu disebutkannya, pertama penggunaan teknologi internet of things melalui integrasi antara keterhandalan teknologi berbasis internet dengan lini kurikulum. Guna mendukung upaya tersebut, UNP telah menginisiasi pelaksanaan pendidikan vokasi dan pembukaan prodi vokasi yang link and match dengan lapangan kerja.

“Pengembangan program ini sekaligus menyiapkan tenaga kerja terampil yang siap pakai di dunia kerja, industri maupun non industri dengan target mencapai seribu orang pada 2020. Hal ini juga dipandu oleh IT blue-print untuk menciptakan smart campus dengan layanan terintegrasi, efektif dan efisien,” ungkapnya.

Kedua, pemanfaatan teknologi digital untuk memacu produktivitas dan daya saing sehingga mampu menjadi universitas unggul melalui program e-learning, e-research, e-library, e-student activity dan sebagainya.

“UNP berpacu mengejar ketertinggalan dengan universitas lain, dalam maupun luar negeri melalui keterlibatan dosen dalam penelitian kerja sama, menulis karya ilmiah hasil penelitian dan pengabdian. Publikasi Ilmiah Dosen UNP menunjukkan pencapaian bahkan melebihi target yang ditetapkan.

Ketiga, kebijakan Mantan Koordinator Kopertis Wilayah X ini menjelaskan, optimalisasi keterpusatan data melalui Big Data yang dapat digunakan untuk memaksimalkan terlaksananya Tridharma Perguruan Tinggi. Ketersediaan sarana prasarana dan dukungan dana serta sistem pendidikan yang sinergis dengan revolusi industri 4.0 ini akan memberikan keuntungan bagi UNP, di antaranya efisiensi sekitar 12-15%. Bukti kongkrit yang sudah terlaksana adalah terintegrasinya seluruh informasi akademik dan non akademik di Pusat Informasi dan Layanan.

Keempat, dipaparkanya, UNP terus melakukan inovasi teknologi yang mendukung pembelajaran dan reformasi birokrasi perguruan tinggi. Langkah awal adalah melalui pengembangan institusi berbasis inovasi dengan memfasilitasi laboratorium, bengkel industri dan ruangan workshop industri, kewirausahaan, dan bisnis.

“Saat ini pengembangan dan revitalisasi yang telah dilakukan adalah di Lab Industri di Fakultas Teknik, Lab Bisnis (perbankan dan perpajakan) di Fakultas Ekonomi, Lab Tata Boga dan Busana di Fakultas Pariwisata, Lab Teknologi Penginderaan Jauh di Fakultas Ilmu Sosial, serta Lab Bahasa di Fakultas Bahasa dan Seni,” ujar Rektor Prof Ganefri

Usai sambutan Rektor UNP, pada Acara Wisuda Ke-110 hari kedua, Sabtu (16/3) di Auditorium UNP, Kampus Air Tawar, Jl. Prof Hamka selanjutnya memberikan kesempatan kepada Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias untuk memberikan orasi ilmiah.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*