Resmikan Mushalla, Walikota Riza Falepi Dikerumuni Pelajar SD

Walikota Riza Falepi dikerumuni pelajar SDN 28, saat walikota tiba di sekolah tersebut, untuk meresmikan mushalla, Senin.

Walikota Riza Falepi dikerumuni pelajar SDN 28, saat walikota tiba di sekolah tersebut, untuk meresmikan mushalla, Senin.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Beruntung sekali murid dan seluruh majelis guru SD Negeri 28 Payakumbuh. Semuanya, sangat senang dan gembira, dengan kehadiran Walikota H. Riza Falepi disekolah mereka, untuk meresmikan mushalla sekolah yang berlokasi di   Kelurahan Parit Rantang, Kecamatan Payakumbuh Barat itu, Senin (24/10). Begitu walikota sampai di halaman sekolah, ratusan murid SD saling berebutan untuk bersalaman dengan Riza Falepi.

Peresmian mushalla yang diberi nama Nurul Ilmi itu, ditandai walikota dengan penandatanganan prasasti. Dalam acara ini, juga hadir Camat Payakumbuh Barat Nurdal, S.Sos, Kepala UPTD SD Payakumbuh Barat, Irvan Kanov, Lurah Parit Rantang Yaprianto, S.Sos, babinkamtibmas, Ketua LPM Parit Rantang Adrian Danoes, Komite Sekolah, Junaidi dan sejumlah undangan lainnya.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, dalam sambutannya, menyampaikan, apresiasinya, dengan semangat komite sekolah, wali murid, guru dan kepsek, dalam membangun mushalla itu. Tidak hanya itu, peran serta masyarakat setempat, dipujikan walikota, yang ikut berpartisipasi dalam membangun prasarana peribatan dimaksud.  Kerjasama ini, perlu dipelihara dan ditingkatan terus, katanya.

Menurut walikota, untuk membangun karakter dan menciptakan pelajar berakhlak mulia, setiap sekolah harus dilengkapi dengan tempat ibadah. Karena itu, seluruh SD, SMP, SMA dan SMK, dimotivasi mempercantik mushallanya. Pemko sendiri, katanya, akan ikut memberikan bantuan.

Untuk itu, majelis guru dan murid, diminta, untuk selalu melaksanakan shalat berjemaah dan menyampaikan qultum setiap hari sekolah. Namun, mushalla ini, harus dibuka, agar warga setempat dapat juga memanfaatkannya melaksanakan shalat berjemaah di mushalla ini, ingatnya.

Kepala SDN 28 Parit Rantang, Syamsu Alam, S.Pd, melaporkan, bangunan mushalla itu dimulai sejak 2007, sewaktu mantan kepseknya Yusrizal, AMd, lewat  gerakan infak murid Rp500/hari, plus partisipasi orang tua dan warga setempat. Mushalla berukuran 14 x 10 meter persegi itu, sampai siap menghabiskan dana Rp300 juta lebih.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*