Revolusi Peternakan, DDS Lakukan Launching dan Pelatihan KATER

Suasana Launching dan pelatihan Program KATER Dompet Dhuafa Singgalang bersama tokoh masyarakat setempat.

Suasana Launching dan pelatihan Program KATER Dompet Dhuafa Singgalang bersama tokoh masyarakat setempat.

Advertisements

DHARMASRAYA, PADANGTODAY.com-Masyarakat masih jauh dari kata sejahtera. Berbagai upaya telah dilakukan lembaga pemerintahan untuk memperjuangkan hak kaum dhuafa. Bantuan dana tunai, menjadi senjata pamungkas pemerintah mengentaskan kemiskinan.Namun, pengelolaan dan perhatian yang tidak cukup, hanya mengajar masyarakat cenderung konsumtif terhadap dana yang digulirkan.

Dompet Dhuafa Singgalang (DDS),turut hadir sebagai salah satu lembaga penghimpun zakat. DDS mengemban tugas dan tanggung jawab besar untuk mengelola amanah masyarakat. Bagi DDS, dana tunai dinilai tidak efektif. Amanah dari masyarakat harus dikelola dengan sebaik-baiknya.

DDS lebih inovatif. Dana dihimpun dan diolah menjadi program kerja. Hal ini mengundang masyarakat agar dapat merasakan sendiri manfaat penghimpunan dana yang dikembalikan kepada mereka dalam bentuk program kerja. Tentu bentuk program kerja ini sekaligus membuka lapangan kerja bagi masyarakat.

Kali ini, dana yang dihimpun dari masyarakat mendorong DDS untuk melanjutkan Revolusi Peternakan yang dicanangkan pendiri Dompet Dhuafa, Parni Hadi. DDS telah sukses menyelenggarakan launching dan pelatihan Program Kampung Ternak (KATER) Dharmasraya pada Selasa hingga Kamis (17-19/3) lalu.

KATER adalah program pemberdayaan ekonomi berupa pemberian sapi sebanyak 20 ekor, penyiapan kandang, serta pelatihan dan pembinaan kelompok. Penerima manfaat Program KATER ini menghimpun 20 kepala keluarga.

Tim DDS penanggung jawab Program KATER beranggotakan Manager Pemberdayaan Program DDS, Riko Onki Putra, Pendamping Program, Prisman Hidayat, juga Staff GA, Syamsul Bahri, dan Staff Program, Imam Nasroni.

Untuk pelatihan KATER sendiri melibatkan Tim Kampung Ternak Nusantara (KTN) yang diundang secara khusus dari Ciputat. TIM KTN ini beranggotakan Sholeh Amin, Bambang, Yuyu Rahayu, dan Salman. Tim KTN ini nantinya akan memberi materi dan pelatihan langsung bagi masyrakat Penerima Manfaat Program KATER.

Tim besar ini berkumpul pada pagi Selasa (17/3) di Graha Kemandirian Dompet Dhuafa Singgalang. Siangnya rombongan langsung berangkat menuju Dharmasraya.

Sesampai di Dharmasraya rombongan disambut baik oleh masyarakat. Malamnya, diadakan pertemuan dengan Walinagari Koto Baru, M.Taridi lewat bincang santai sambil makan malam.

“Semoga program KATER menjadi contoh pemberdayaan bagi masyarakat untuk dapat dikembangkan kedepannya,” ulas Taridi.

Taridi juga menambahkan, ia sangat bangga akan program kerja Dompet Dhuafa Singgalang khususnya di Dharmasraya karena selama ini masyarakat di Dharmasraya masih sangat bergantung pada hasil karet dan buruh pabrik.

Rabu (18/3) kegiatan Program Kampung Ternak dimulai dengan melaksanakan registrasi peserta pelatihan kemudian dilakukan proses pre test oleh Bambang KTN, untuk melihat sejauh mana pengetahuan peserta tentang sapi dan beternak sapi. Selanjutnya pemberian materi analisa Usaha dan prospek pemasaran ternak sapi serta manajemen pakan ternak sapi oleh Sholeh KTN. Sore sehabis asharlangsung dilakukan praktikum pakan ternak sapi yang dibimbing oleh Yuyu.

Esoknya, Kamis (19/3), program dilanjutkan dengan pemberian materi manajemen Budidaya ternak yang digawangi Salman KTN, sehabis itu tim langsung menuju kandang dan praktikum kesehatan ternak sapi. Pelatihan dilanjutkan sehabis zuhur dalam bentuk praktikum dan tanya jawab sebagai bekal bagi peserta penerima manfaat hingga jam 15.45 oleh Tim KTN.

Sorenya, program ini diresmikan lewat Launching program KATER yang diadakan di Jorong Koto, Kenagarian Koto Baru, Dharmasraya. Launching ini dihadiri oleh Branch Manager Musfi Yendra, Pendiri Dompet Dhuafa Republika, Parni Hadi (PH), Pembina Dompet Dhuafa Singgalang, Basril Djabar, Bupati Dharmasraya, Adi Gunawan dan tokoh masyarakat.

Pada kesempatan tersebut PH menyatakan kebanggaannya akan konsep Revolusi Peternakan Dompet Dhuafa yang telah berkembang. PH sangat mendukung program KATER yang ia yakini akan mengubah penghidupan perekonomian masyarakat lebih baik lagi.

“Dari dulu saya percaya Dompet Dhuafa memiliki para ahli yang mampu menjalankan program ini,dengan adanya KATER ini semoga peternak Indonesia dalam rangka Pemberdayaan Perekonomian akan semakin maju berdaya,” harapnya.(nisa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*