RIKI: SELURUH ALAT PERAGA BERBAU KAMPANYE DILARANG MEMASANG DI RUMAH IBADAH

Padang-today.com – Riki Eka Putra Koordinator Divisi Hukum KPU Padang menyatakan segala sesuatu berbau kampanye bakal pasangan calon kepala daerah dilarang memasang atribut atau alat peraga kampanye di rumah ibadah.

“Selain dirumah ibadah ada beberapa tempat tidak diboleh oleh pasangan calon kepala daerah,”kata Riki.

Ia menjelaskan,seluruh bakal pasangan calon sudah mengetahui larang-larangan memasang atribut atau alat peraga kampanye maupun media kampanye.

“Jika sudah di proses oleh KPU,bakal pasangan calon kepala daerah sudah tau dengan aturan yang berlaku,”ungkapnya.

Pasangan calon sudah diproses KPU sudah tau tata cara maupun aturan dalam pemasangan alat peraga maupun kampanye. “Sudah ada dalam peraturan jadi bakal calon haruslah mengikuti aturan yang berlaku,”tegas Riki.

Ia menambahkan, kalender yang ada foto pasangan calon termasuk media kampanye.

Bagi masyarakat mendapatkan data atau informasi ada media kampanye di terpasang di tempat dilarang silahkan melaporkan pada panwaslu.

“Silahkan masyarakat lapor ke Panwaslu,”imbuhnya.

Ia menyatakan,KPU Padang dalam waktu dekat akan mengundang seluruh pimpinan parpol,penghubung pasangan bakal calon kepala daerah terkait soal kampanye.

Sebelum penetapan bakal calon,KPU akan mengundang pimpinan parpol,penghubung pasangan bakal calon

“Nanti akan dijelaskan kembali batasan dalam penyelenggaran kampanye serta larangan bagi bakal calon kepala daerah,”katanya.

Sementara itu Ketua Panwaslu Padang Dorri Putra menyatakan sekarang statusnya masih bakal pasangan calon (bapaslon)

“Sejak mendaftar Sebelum penetapan dilakukan KPU,statusnya masih bapaslon

KPU menetapkan calon pada 12 Januari 2018,sekarang status masih bapaslon,”katanya.

Ia menjelaskan,Panwaslu belum bisa melakukan penindakan terhadap atribut atau alat peraga kampanye milik bapaslon.

Walaupun sekarang ini banyak beredar spanduk,baliho serta kalendar,namun Panwaslu belum tahu apakah bapaslon atau alat peraga calon legislatif.

“Dalam peraturan perundangan tidak ada wewenang Panwaslu untuk menindak alat peraga kampanye bapaslon.Kalau Pasangan calon ada larangan pemasangan alat peraga kampanye atau berbau media kampanye.

“Ini bisa ditindak oleh Panwaslu jika sudah ditetapkan KPU sebagai pasangan calon,”tegasnya.

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*