Riset Economist Intelligence Unit (EIU) Mendaulat Singapura Sebagai Kota Termahal di Dunia

1308586shutterstock-singapore780x390Singapura, PADANGTODAY.COM-Riset Economist Intelligence Unit (EIU) mendaulat Singapura sebagai kota termahal di dunia. Menyusul Singapura, empat kota lainnya yang termasuk kota paling mahal dunia secara berurutan adalah Paris, Oslo, Zurich dan Sydney.

Advertisements

Kondisi ini tak berbeda seperti tahun lalu. Menurut EIU, sangat jarang posisi urutan lima teratas kota termahal itu berubah. Apalagi, penurunan harga minyak mentah dunia berdampak deflasi terhadap beberapa wilayah.

Pergerakan mata uang juga berimbas kepada biaya hidup di beberapa kota dunia. Terutama pelemahan nilai tukar mata uang Venezuela yang mengakibatkan Caracas bergeser 124 peringkat. Tahun lalu, Caracas menjadi sepuluh kota termahal di dunia. Saat ini, Caracas menjadi kota paling murah di dunia bersama dengan Karachi, Banglore, Mumbai dan New Delhi.

Namun, survei ini belum memperhitungkan lompatan mata uang Swiss Franc baru-baru ini. Mengutip BBC, Tokyo yang menduduki peringkat pertama tahun 2013, pada tahun ini jatuh ke urutan 11. Penyebabnya adalah deflasi dan nilai tukar yen.

Metodologi survei adalah membandingkan 133 kota di seluruh dunia dan menggunakan New York sebagai basis. Hasil survei ini dirancang untuk menghitung biaya relokasi para ekspatriat dan pelancong bisnis.

Meski menduduki posisi teratas, untuk beberapa kategori makanan, harga di Singapura masih wajar. Harga bahan makanan di Singapura 11 persen lebih mahal ketimbang New York. Sementara, harga bahan makanan di Seoul dan Tokyo, masing-masing 49 persen dan 43 persen lebih tinggi dibandingkan New York. Di Hongkong, harga makanan 31 persen lebih mahal ketimbang New York.

Namun, di beberapa kategori lain, Singapura masih menjadi tempat termahal dunia. Bersama dengan Seoul, dengan keberadaan mal di Jalan Orchard, harga pakaian di Singapura 50 persen lebih mahal dari New York.

Bahkan, perbedaan yang paling ekstrem adalah biaya sertifikat kepemilikan membuat harga mobil dengan biaya transportasi di Singapura hampir tiga kali lipat lebih tinggi dari New York.

(Fitri Nur Arifenie/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*