Riza Falepi: Jika Dinilai Marah, Saya Mohon Maaf Pada Wartawan

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi, ST, MT.

Payakumbuh, PADANGTODAY.com-Walikota Payakumbuh Riza Falepi mengklarifikasi berita yang mengatakan dirinya memarahi wartawan yang datang bertanya kepada dirinya. Seperti ditulis di berbagai media cetak dan online edisi Jum’at (13/2), dengan judul berita Walikota Payakumbuh Memarahi Wartawan.  “Tidak benar Saya memarahi wartawan, apalagi untuk sebuah konfirmasi sebuah berita,” ucap Walikota Riza ketika dihubungi, Jum’at (13/3).

Menurut Walikota Riza Falepi, Kamis (12/3), siang, ia tengah berada di lapangan di Pasar Ibuah depan BRI Unit Desa Pasar Ibuah di Jalan A. Yani Payakumbuh. Walikota waktu itu tengah berbicara serius dengan Kapolresta AKPB Yuliani, SH,  membicarakan penertiban lalulintas, akibat trotoar dan badan jalan yang ditempati PKL dan perparkiran yang  semrawut.

Di saat Walikota masih berdialog serius dengan Kapolresta, tiba-tiba datang wartawan SKM Lintas Media Rothman Uchok Silitonga, bertanya tentang persoalan ganti rugi tanah pembangunan kantor kelurahan di Muaro, Koto nan Gadang, Kecamatan Payakumbuh Utara. Tapi, karena yang bersangkutan datang kurang sopan, membuat walikota menjawab sedikit agak keras.

“Saya akui, kalau nada jawaban saya agak keras. Karena, wartawan tersebut datang tidak melihat situasi. Kita masih terlibat pembicaraan dengan kapolresta, tapi ia datang saja memotong pembicaraan, dengan pertanyaan yang  memerlukan jawaban yang tidak bisa disambil-sambilkan,” ungkap Walikota.

Dikatakan walikota, seyogianya wartawan bersangkutan datang dan bertanya, setelah urusannya selesai dengan Kapolresta Yuliani. Sehingga, pembicaraa dengan wartawan tersebut bisa berjalan lebih baik. Kalau perlu kita bicara  sambil minum kopi, katanya.

Walau begitu, tambah walikota, dengan jawaban sedikit keras itu, rekan wartawan tersebut menilai saya memarahinya, dari lubuk hati yang dalam saya mohon maaf kepada wartawan bersangkutan.

“Mohon maaf, jika saya melukai perasaan wartawan tersebut. Tapi, percayalah tidak ada maksud saya melukai hati wartawan. Karena, pemko dan saya pribadi butuh bantuan wartawan. Tanpa media dan wartawan, saya tak akan bisa berbuat banyak,” tambah walikota.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*