RSSN Bukittinggi Gelar Simulasi Gempa dan Kebakaran

RSSN Lakukan simulasi gempa.

RSSN Lakukan simulasi gempa.

Advertisements

Bukittinggi,PADANGTODAY.com-Rumah Sakit Stroke Nasional (RSSN) Bukittinggi bekerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bukittinggi menggelar simulasi atau pelatihan penanggulangan gempa dan kebakaran di lingkungan RSSN Bukittinggi, Kamis (16/10).

Dalam simulasi tersebut,menceritakan sebuah kejadian gempa bumi tektonik berkekuatan 6,4 SR yang berpusat di darat dengan kedalaman 10 kilomter di wilayah Kota Bukittinggi. Guncangan gempa ini membuat pasien RSSN panik dan dievakuasi menuju halaman RSSN Bukittinggi.

Kejadian ini juga membuat sebagian gedung rumah sakit roboh dan menimbulkan kebakaran di gedung rumah sakit pada bagian belakang. Setelah beberapa waktu dari kejadian, petugas BPBD Bukittinggi tiba di lokasi dan langsung memadamkan api serta mendirikan tenda darurat di halaman RSSN.Kemudian pihak rumah sakit juga mendirikan dapur umum di halaman RSSN Bukittinggi untuk melayani makan dan minum bagi petugas dan seluruh korban gempa.

Dirut RSSN Bukittinggi, Ahmad Budi Arto,mengatakan,dalam simulasi ini, kami melibatkan sekitar 80 pegawai dari semua unit di RSSN Bukittinggi, jadi ada keterwakilan dari masing-masing unit kerja. Simulasi ini dilakukan, karena di rumah sakit ini banyak sekali potensi kecelakaan, disamping daerah ini rawan bencana alam seperti gempa bumi, ujarnya

kegiatan simulasi ini berguna untuk melatih pegawai RSSN Bukittinggi tetap siaga sepanjang waktu dan mengetahui apa yang harus dilakukan dalam menyelamatkan manusia dan barang-barang berharga di dalam gedung.

Budi,menambahkan,Jadi, tiap-tiap unit nantinya harus ada yang bertanggungjawab terhadap evakuasi,terhadap penyelamatan pasien, dan ada yang bertanggung jawab terhadap pendirian dapur umum. Jika nantinya terjadi gempa, yang paling diselamatkan dulu adalah manusianya, setelah itu baru barang-barang berharga.

Sementara itu, menurut Ketua Pelaksana BPBD Bukittinggi, Asri, yang didampingi Kasi Kedaruratan dan Logistik Suyerman, simulasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan warga Bukittinggi,terutama pegawai RSSN Bukittinggi dan BPBD Bukittinggi dalam menghadapi bencana.

Asri menambahkan,dari simulasi ini, untuk sementara RSSN Bukittinggi telah mampu melakukan kegiatan penanggulangan bencana dini dalam menghadapi bencana gempa dan kebakaran. Selain itu, dengan ketersediaan hydran yang ada di RSSN Bukittinggi, akan membantu mempercepat proses pemadaman api jika terjadi kebakaran.(doni)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*