Rusunawa Pesantren MTI Tuntas, Bupati Agam Apresiasi

Bupati Agam resmikan Rusunawa MTI.

Bupati Agam resmikan Rusunawa MTI.

Agam, PADANG-TODAY.com-Bupati Agam Indra Catri meresmikan asrama rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) Santri Pondok Pesantren Madrayah Tarbiyah Islamiyah (MTI), di Nagari Canduang Koto Laweh, Kecamatan Canduang, Kamis (10/9).

Peresmian ini dilakukan dengan cara membuka papan selubung yang didampinggi ketua Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli Ponpes MTI Canduang, Syukri Iska, Kepala Kemenag Agam, Hendri, Sekretaris Bappeda Agam Syahrial, Kabag Kesra Zainal Mutakhin serta unsur tokoh masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati Agam Indra Catri, memberikan apresiasi setinggi tingginya kepada keluarga besar dan pimpinan Yayasan Syekh Sulaiman Arrasuli, serta majelis guru Ponpes MTI Canduang atas peran dan kontribusi membangun masyarakat khususnya dalam membangun generasi muda yang cerdas dan akhlak mulia.

Bupati meyakini, bahwa MTI Canduang dengan visi menjadi lembaga pendidikan islam yang mewujudkan intelektual muda muslim yang taffaqahu fiddin, akan berperan besar dalam mewujudkan visi Kabupaten Agam melalui pembangunan model pendidikan yang menyeimbangkan antara agama, iptek dan keterampilan hidup yang diperlukan masyarakat.

“Persmian Rusunawa ini akan menjadi titik pijak yang dapat memacu MTI Canduang untuk terus menerus meningkatkan kualitasnya secara lebih baik di masa yang akan datang,” katanya.

Bupati menilai peran Ponpes menjadi sangat penting dan trategis. Untuk itu, sejak tahun 2010 terus mendukungf program dan kegiatan Ponpes dengan menyalurkan bantuan sebesar Rp. 1,6 miliyar.

“Setahun terakhir ruang gerak untuk membantu Ponpes menajdi terbatas, seiring dengan terbitnya peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 32 tahun 2011 tentang hibah dan bansos. Ketentuan tersebut membatasi pemerintah daerah untuk memberikan hibah dan bansos kepada masyarakat, sehingga memberi peluang penafsiran yang berbeda oleh berbagai pihak,” terangnya.

Walau demikian, sejak tahun 2012 telah berupaya dan menjalin hubungan dan kerjasama dengan berbagai pihak guna ikut berkontribusi menyediakan berbagai sarana dan prasarana untuk Ponpes. Sehingga melalui Kementerian Perumahan Rakyat dan Kementerian Pekerjaan umum dari tahun 2012 hingga 2014 kita mendapat bantuan bangunan Rusunawa sebanyak sembilan gedung berlantai tiga dan lantai lima.

Dari banyak bangunan tersebut, total biaya pembangunannya mencapai Rp. 64 miliyar lebih dan mampu menampung sebanyak1.830 santri. Namun hal yang patut kita banggakan yaitu dari 36 Rusunawa yang ada di Sumatera Barat, 9 atau 25% nya berada di Kabupaten Agam.

Sembilan Rusunawa itu berada di Sumatera Thawalip Parabek 2 rusunawa, Limo Jurai, Sungai Pua 1 rusunawa, MTI Canduang 1 rusunawa, Diniyah Pasie, Ampek Angkek 1 rusunawa, Mualimin Sawah Dangka, Kamang 1 rusunawa, H.Abdul Karim Syu’aib IV Koto 1 rusunawa dan Nurul Yaqin, Manggopoh 1 rusunawa.

Bupati mengatakan, tahun 2015 Pemkab Agam kembali mengusulkan pembangunan rusunawa untuk delapan Ponpes, termasuk untuk MTI Canduang yang dinilai masih membutuhkan tambahan rusunawa untuk menampun g santri yang jumlahnya setiap tahun semakin meningkat. (AP)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas