Rute Tour de Singkarak 2016, Lebih Menantang, Menempuh 1.100 kilometer

2000pxlogo_of_tour_de_singkarak.svgSolok, PADANG-TODAY.com-Iven balap sepeda terbesar di Sumbar, Tour de Singkarak (TdS) kembali digelar. Untuk penyelenggaraan tahun ini akan dimulai tanggal 6-14 Agustus dan melewati 8 etape. Berbeda dengan tahun sebelumnya yang melalui 18 kabupaten/kota, tahun ini hanya melewati 17 daerah dari 19 daerah yang ada di Sumbar.

Tahun lalu, TdS hanya tidak melewati Kepulauan Mentawai, tahun ini satu daerah lagi yang tidak dilalui adalah Kabupaten Solok Selatan. Solsel tidak ikut serta tahun ini karena ada kerusakan jalan cukup parah di jalur antara Alahan Panjang-Surian di Kabupaten Solok.

Menurut Race Controller TdS 2016, Datuk Zulhami Saan, balapan akan dimulai dari Danau Singkarak dan akan ditutup di Padang. Para pebalap akan melewati total 1.100 km.

Delapan etape yang akan dilalui pebalap tahun ini akan menempuh jalur yang sangat berbeda dengan penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Berikut rute yang akan dilalui para peserta:

Etape 1 (Grand Start), Sabtu 6 Agustus 2016, Kabupaten Solok-Payakumbuh (96,6 km).

Start dari Dermaga Danau Singkarak-Ombilin-Rambatan-Pasar Batusangkar-Pasar Baso-Balaikota Payakumbuh-Limbukan-Labuh Basilang-Pasar Ibuh-Tugu Adipura-Simpang Kaniang Bukit-Simpang Napar-Simpang Bunian-Simpang Kasda dan finish di Ngalau Indah.

Etape 2, Minggu 7 Agustus 2016, Limapuluh Kota-Tanah Datar (119,5 km).

Start Lembah Harau-Simpang Sarilamak-Lubuk Bangku-Kelok Sambilan-Sarilamak-Simpang Kaniang Bukik-Tugu Adipura-Tugu Labuh Basilang-Pasar Halaban-Pauh Tinggi-Balai Tangah-Sitangkai-Guguak Cino-Stadion Batusangkar dan finish di Istano Basa Pagaruyung.

Etape 3, Senin 8 Agustus 2016, Pasaman-Pasaman Barat (122,8 km).

Start Equator Bonjol Pasaman-Lurah Barangin-Taman Hutan Kota-Kota Lubuk Sikaping-Rimbo Panti-Cubadak-Duo Koto-Talamau-Talu-Pasar Simpang Empat dan finish di Kantor Bupati Pasaman Barat.

Etape 4, Selasa 9 Agustus 2016,Padangpanjang-Agam (150 km).

Start dari Markas Secata Padangpanjang-Serambi Mekkah-Fly Over-Terminal-Bak Air-Jalan Raya Bukittinggi Padang-Sicincin-SimpangJagung-Tugu Tabuik-Kota Pariaman-Simpang Apar-Naras-Sungai Limau-Tiku-Lubuk Basung-Maninjau-Kelok 44-Embun Pagi dan finish di Lawang Park.

Etape 5, Rabu 10 Agustus 2016, Pesisir Selatan-Kota Pariaman (152,6 km).

Start Pantai Carocok-Tugu Uha-Jalan Abdul Muis-Jalan Hamka-Bukit Putus-Terminal Sago-Bayang-Tarusan-Barung Belantai-Teluk Kabung-Bungus-Bukit Lampu-Teluk Bayur-Gran Zuri-Simpang Kandang-Kantor Gubernur Sumbar-Simpang DPRD-Simpang Bandara-Simpang Tugu Ikan-Simpang By Pass-Simpang Padusunan-Simpang Cubadak Air-Simpang Apar-Simpang Tugu Tabuik-Simpang Terminal-Gapura Pantai Kata dan finish di Pantai Gandoriah.

Etape 6, Kamis 11 Agustus 2016,Padangpariaman-Sawahlunto (149 km).

Start dari Pantai Tiram-Simpang Ulakan-Pauh Kambar-Simpang Parit Malintang-Jalan Raya Padang Bukittinggi-Fly Over-Bypass-Simpang Lubuk Bagalung-Indarung-Panaroma Sitinjau Lawik-Tugu Ayam Arosuka-Kota Solok-Muara Kalaban-Kota Sawahlunto-Lap Segitiga dan finish di Taman Satwa Kandih Sawahlunto.

Etape 7, Jumat 12 Agustus 2016, Sijunjung-Dharmasraya (133,4 km).

Start Gedung Pertemuan Pancasila, Muaro Sijunjung-Simpang Sungai Angek-Perkampungan Adat-Tugu Bundo Kanduang-Tapian Diaro-Tanah Badantung-Kiliran Jao-Kantor Bupati Dharmasraya-Sungai Dareh-Simpang Sikabau-Koto Tua-Sitiung-Kota Padang Dalam-Simpang Tiga Koto Baru-Pasar Koto Baru-Simpang Empat Koto Baru dan finish di Sport Centre Dharmasraya.

Etape 8, Minggu 14 Agustus 2016, Bukittinggi-Padang (146,5 km).

Start dari Istana Bung Hatta Bukittinggi-Panorama-Simpang Tembok-Kantor Balai Kota Bukittinggi-Simpang Mandiangin-Simpang Tarok-Lapangan Kantin-Padang Luar-Simpang Malalak-Sicincin-Jalan Padang Bukittingi-Jalan S Parman-Jl. Juanda-Jl. Veteran-Jl. Pemuda-Simpang Hang Tuah-Jl. Samudra-Danau Cimpago dan finish di Tugu Perdamaian Kota Padang.

Race Controller TdS 2016, Datuk Zulhami Saan menyebutkan penyelenggaraan tahun ini akan semakin baik. Meski menyayangkan tidak ikutnya Solsel tahun ini, Zulhami menyatakan secara persiapan dan rute yang akan dilalui sangat baik.

“Kita sangat menyayangkan tidak ikutnya Solok Selatan tahun ini. Dalam survey rute beberapa waktu lalu ditemukan adanya kerusakan jalan yang cukup parah dari daerah Alahan Panjang ke daerah Surian. Meski berada di wilayah Kabupaten Solok, mereka terpengaruh karena itu adalah satu-satunya jalan yang menghubungkan daerah itu dengan daerah lain di Sumbar. Mudah-mudahan tahun depan mereka bisa ikut lagi,” ujarnya.(Rijal Islamy)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas