Rutinlah Minum Teh Jika Ingin Jantung Sehat

teh-minumPADANGTODAY.com – Hasil penelitian ini didapatkan setelah dilakukan riset terhadap 131.401 orang berusia 18-95 tahun di Inggris. Sekaligus dibuktikan kandungan antioksidan teh berperan penting pada kesehatan jantung.

Orang Inggris dikenal sebagai peminum teh terbanyak di dunia. Karenanya tercatat dalam Guinness World Record tahun 1998-2000 dengan jmlah teh yang diminum per kapita mencapai 1184 cangkir per orang per tahun.Awal tahun ini kedudukan pertama sebagai peminum teh terbanyak di dunia dicapai oleh Turki.

Studi dipresentasikan oleh European Society of Cardiologuy (ESC) yang dipimpin oleh Professor Nicolas Danchin dari Prancis. ‘Jika Anda harus memilih teh atau kopi, lebih baik pilih the,” demikian tuturnya. Karena kandungan flavonoid the lebih banyak. Antioksidan ini sangat baik untuk jantung.

Dalam studi ini diteliti 131.401 orang berusia 18-95 tahun yang punya risiko kecil terhadap penyakit kardiovaskular. Mereka dipantau di Paris IPC Preventive Medicine Ventre antara Januari 2001 dan Desember 2008.

Riset mencatat bahwa peminium kopi memiliki risiko penyakit jantung kardiovaskular lebih tinggi dari yang tidak minum kopi, terutama yang merokok. Prosentasenya 31% untuk yang minum kopi dan 17% untuk yang tidak minum kopi.

Jumlah ini menjadi 57% pada mereka yang minum kopi lebih dari 4 cangkir per hari. Sedangkan yang tidak minum kopi 45% secara fisik lebih baik aktivitasnya dan hanya 41% pada peminum kopi berat.

Hal sebaliknya terjadi pada peminum teh. Mereka memiliki memiliki risiko penyakit jantung lebih kecil. Risikonya 34% tidak minum teh dan merokok dan 24% pada peminum teh 4 cangkir sehari dan 29% untuk yang minum lebih dari 4 cangkir per hari.

Aktivitas fisik naik jumlahnya sesuai dengan jumlah teh yang diminum. 43% pada mereka yang tergolong peminum teh sedang dan 46% pada mereka yang tergolong peminum teh berat.

Teh dipercaya punya efek lebih baik pada tekanan darah dibandingkan kopi. ‘Secara keseluruhan risiko penyakit jantung lebih besar pada peminum kopi dibandingkan pada peminum teh,’ demikian jelas Prof. Danchin.(dk/nol)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*