Sambut Ramadhan, Ferizal Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid

Wakil Bupati Ferizal Ridwan membuka selubung saat meresmikan Masjid Nurul Yaqin di Nagari Mungo, Kecamatan Luak.

Wakil Bupati Ferizal Ridwan membuka selubung saat meresmikan Masjid Nurul Yaqin di Nagari Mungo, Kecamatan Luak.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANG-TODAY.com-Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota mengajak masyarakat untuk memaksimalkan momentum Ramadhan. Salah satunya dengan memakmurkan masjid dan surau sebagai upaya menetralisir penyakit masyarakat terutama generasi muda.

Selain sebagai tempat beribadah, di Ranah Minang, masjid sejak dulu sejatinya berfungsi sebagai tempat rembuk atau bermusyawarah guna menyelesaikan segala persoalan.

Tradisi tersebut kini digalakkan kembali oleh pasangan kepala daerah Bupati Irfendi Arbi-Wakil Bupati (Wabup) Ferizal Ridwan.

“Sesuai visi-misi kepala daerah, kita konsisten akan melaksanakan program penguatan daerah. Terutama, dalam menjaga tradisi, menegakkan syarak, mambangkik batang tarandam,” kata Wabup Ferizal Ridwan di Kantor Bupati Limapuluh Kota, Senin (23/5).

Imbauan memakmurkan masjid ini disampaikan Wabup Ferizal guna memaknai masuknya bulan suci Ramadhan 1437 Hijriyah, serta Hari Kebangkitan Nasional yang jatuh pada 20 Mei 2016 lalu. Gerakan sosial memakmurkan masjid, sebelumnya juga disampaikan Ferizal saat meresmikan masjid Nurul Yaqin, Bukit Gombak, di Kenagarian Mungo, Kecamatan Luak.

Berbagai kegiatan masjid, katanya, setidaknya akan menangkal berbagai krisis sosial yang kini marak terjadi di tengah masyarakat.

Dalam arahannya, Ferizal mengapresiasi para tokoh masyarakat serta alim-ulama Mungo, yang menjadi inisiator serta berkontribusi terhadap upaya pengalihan status mushalla menjadi masjid. Bagaimana pun, sesuai tradisi daerah Minangkabau, masjid sejak dulu tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi rumah mufakat bagi masyarakat.

Selain mendatangkan manfaat, memakmurkan masjid akan senantiasa mendapat berkah dari Yang Maha Kuasa.

“Hendaknya, masjid menjadi tempat persinggahan kita. Jangan hanya pada momen tertentu seperti jum’atan atau di bulan Ramadhan saja. Tapi setiap waktu, dengan sholat berjamaah, atau agenda kegiatan lainnya,” sebutnya.

“Mengunjungi masjid jangan seperti saat musim durian. Ketika musimnya tiba, banyak yang datang mengambil buahnya, tetapi ketika tidak musimnya tidak pernah dikunjungi,” terang Wabup Ferizal mencontohkan.

Selain Ferizal, turut hadir dalam peresmian itu, Wakil Ketua DPRD Limapuluh Kota, Deni Asra, Kepala Kemenag, Ketua Dewan Masjid, serta unsur Muspika Kecamatan Luak.(rel/dsp)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*