Sampah Berserakan di Seputaran Kantor Bupati Agam, Kabid Kebersihan: Saya Sedang Rapat Di Baso

Sampah berserakan didepan Kantor Bupati Agam.

Sampah berserakan didepan Kantor Bupati Agam.

Advertisements

AGAM, PADANGTODAY.com-Sampah daun yang berasal dari pohon mahoni yang tumbuh di sepanjang jalan seputaran kantor Bupati Agam, Senin (2/3) siang tampak berserakan di ruas jalan samping kantor kepala daerah tersebut. Sampah-sampah yang telah di sapu oleh petugas kebersihan sejak hari Minggu kemarin, ditumpuk di pinggir jalan, sehingga pada hari Senin ini, petugas kembali menyapu jalan dan menambah tumpukan sampah tersebut sehingga terlihat menggunung, namun tidak diangkut dengan becak motor petugas kebersihan seperti yang biasa dilakukan sebelumnya,

Alhasil, sampah dedaunan yang telah ditumpuk tersebut, berserakan karena tipuan angin hingga sepanjang jalan seputaran kantor Bupati Agam tertutup oleh sampah daun mahoni. Tak hanya sampah berserakan, di sepanjang jalan tersebut juga tidak terlihat adanya tong sampah atau kontainer sampah.

Salah seorang warga menuturkan, bahwa pemandangan semacam ini seolah tidak ada kepedulian dari pihak Pemerintah daerah, dalam hal ini dinas yang mengurus masalah sampah.

“Ini kan jalan yang biasa dipakai oleh para pegawai negeri dan masyarakat, bahkan letaknya disamping kantor Bupati. Kalau sampah berserakan seperti ini, kemudian di lihat oleh orang luar , apakah kita sebagai warga Agam tidak merasa malu? ” kata Andi, warga Lubukbasung.

Dia menambahkan, kalau kejadiannya seperti ini, apa kerja petugas kebersihan yang telah digaji, bahkan Pemkab Agam kan mempunyai Dinas yang mengurusi sampah. harusnya sampah yang telah disapu, langsung diangkut , jangan dibiarkan dan ditumpuk begitu saja.

“Kalau sperti ini, terlihat bidang yang mengurusi masalah sampah ini tidak peduli dengan kebersihan dan dampak lingkungan yang ditimbulkan dari tumpukan dan sampah yang berserakan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Agam, Azwir, ketika hendak diwawancara oleh wartawan melalui telepon selularnya, enggan berkomentar banyak tentang sampah yang berserakan itu. Ketika wartawan mengkonfirmasi terkait sampah tersebut melalui pesan singkat (SMS), dan menelponnya kembali, Azwir dengan singkat menjawab bahwa dirinya sedang rapat di Baso dan langsung menutup panggilan tersebut.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*