Satpol PP Agam Amankan Pedagang Keliling

pedagangAGAM, PADANGTODAY.COM -Polisi Pamong Praja Kabupaten Agam mengamankan 4 penjual jeruk keliling yang tengah mangkal di areal terlarang di ruas jalan depan RSUD Lubukbasung, Kamis (2/10) siang.

Advertisements

Awalnya petugas penegak Perda Kabupaten Agam tersebut telah mengingatkan kepada para penjual jeruk keliling yang menggunakan sepeda motor untuk tidak berjualan dikawasan yang dilarang, namun para pedagang yang semenjak sepekan ini telah membanjiri kota Lubukbasung untuk menjajakan dagangan mereka di trotoar sepanjang jalan utama kota Lubukbasung enggan mengindahkan larangan petugas.

” Kita sudah 4 kali mengingatkan mereka yang datang dari daerah Pasaman Barat ini, untuk tidak berjualan di depan gerbang masuk RSUD Lubukbasung karena dapat mengganggu jalur masuk kendaraan di Rumah Sakit, serta di kawasan trotoar  jalur utama, namun mereka tidak mengindahkan larangan yang telah diberikan, ketika kami larang, mereka pergi, namun ketika kami pergi, mereka langsung kembali lagi untuk kembali berjualan di jalur utama dan jalan perkantoran Lubukbasung” ujar Syafril, anggota Satpol PP Agam kepada padangtoday.com

Syafril menambahkan, yang turut diamankan oleh petugas adalah Alpiandi (25) asal Pasaman Barat, Syaiful Mahdi (48) asal Pasaman Barat, Thambrin (52) asal Lubukbasung dan Iwil (18) asal Pasaman Barat. keempat pedagang ini dibawa ke markas pol PP Agam beserta barang dagangannya yang diletakkan diatas sepeda motor.

” Hal ini harus ditertibkan karena sudah banyak laporan masyarakat, yang mengeluh akibat penjual jeruk keliling ini sering mangkal disembarang tempat sehingga mengganggu pengguna jalan. Pernah suatu kali karena banyaknya pembeli yang mengerumuni pedagang jeruk tersebut, hampir terjadi kecelakaan karena badan jalan terpakai oleh para pembeli, sehingga kawasan-kawasan tersebut dilarang untuk dipakai berjualan sampai sore pukul 16:00 WIB” tambahnya.

Sebelum dilepas kembali oleh petugas, para pedagang tersebut harus membuat surat pernyataan yang ditandatangani diatas materai untuk tidak kembali berjualan di areal terlarang. Apabila masih ditemukan berjualan kembali di lokasi yang diarang, maka petugas akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.(martunis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*