Satpol PP Kota Pariaman Tindak Tegas Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19

Padang-today.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pariaman dan Damkar memproses pelanggaran sebanyak 1.127 Orang selama penanganan Covid-19 di daerah itu, Senin (23/11).

Kepala Satpol PP Kota Pariaman Elvis Chandra mengatakan, dari hasil laporan Gakkum Terpadu pada hari Minggu 22 November didapat hasil pelanggaran tidak mematuhi protokol kesehatan yaitu tidak memakai masker.

“Selama kami menemukan pelanggaran tidak mematuhi protokol kesehatan, tetap diproses dengan cara memberi sanksi kepada pelangar sesuai Perda no 6/2020 berupa kerja sanksi sosial,” kata Elvis di pariaman.

Ia mengatakan dalam operasi yang di lakukan itu, melibatkan satuan personel Satpol PP sebanyak 9 orang, Polri sebanyak 2 orang, dan TNI 2 orang dengan mengunakan 1 unit armada operasional.

” Sasaran operasi yaitu penguna jalan raya di depan Balaikota Pariaman,” kata dia.

Miskipun masih ada beberapa penguna jalan yang tidak memakai masker ketika keluar rumah atau disaat berkendara, pelanggar yang ditemukan sudah berkurang.

“Rata rata beberapa pelanggar yang tidak memakai masker langsung memutar balik kendaraanya untuk menghindar razia,” jelasnya.

Selain itu, pelanggar yang ditindak karena tidak mematuhi protokol kesehatan yaitu tidak disipilin memakai masker.

” Total pelanggaran yang sudah ditindak sampai tanggal 22 November 2020 adalah sebanyak 1.127 orang,” kata dia.

Pelanggaran teraebut, kata dia, diantaranya pelanggaran personel 1.125 orang, pelanggaran pelaku pesta pernikahan sebanyak 2 orang.

Untuk pemberian sanksi kepada pelanggran tersebut berupa sanksi kerja sosial sebanyak 1.082 orang, sanksi denda administrasi Rp 100.000 sebanyak 43 orang, dan sanksi penghentikan kegiatan sebanyak 2 kegiatan.

Menurutnya, Dengan adanya Adaptasi Kebiasaan Baru di daerah itu perlu hensaknya memberikan edukasi terus menerus kepada masyarakat.

“Dengan terus melakukan sosialisasi, kami berharap masyarakat bisa menjalankan protokoler Covid-19 sesuai dengan aturan yang telah dibuat. Yaitu dengan menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” tutupnya.

Menurut dia dalam melakukan patroli para petugas melakukan imbauan agar masyarakat melakukan pembatasan sosial atau pembatasan fisik.

Ia juga mengatakan petugas rutin melakukan patroli setiap malamnya mengunjungi lokasi rawan yang membuat orang berkumpul seperti warung internet, rental Playstation dan permainan lainnya

Menurut dia jika masih ada yang berkumpul maka petugas akan memberikan edukasi dengan baik agar mereka segera membubarkan diri

“Kita mengedepankan cara pendekatan kekeluargaan dan meminta kerja sama seluruh masyarakat Kota Pariaman untuk mematuhinya,” tutupnya. (SugeR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*