Satpol PP Payakumbuh Ciduk Pelajar Main Koa

Siswa yang Dibina Tertangkap Main Koa

Siswa yang Dibina Tertangkap Main Koa

Advertisements

Payakumbuh, PADANGTODAY.comSebanyak 8 pelajar SMKN 3 Payakumbuh diamankan petugas Satpol PP, dalam sebuah operasi simpatik, Selasa (10/2), sekitar pukul 10.30 WIB. Pelajar berpakaian sekolah itu diamankan, karena tertangkap basah tengah bermain koa  pada sebuah warung di luar pekarangan  sekolah, di Kelurahan Padang Tangah Payobadar, Payakumbuh Timur. Selain meringkus ke-8 pelajar, petugas Satpol juga menggiring pemilik warung, Tessi, 33 th ke Markas Satpol PP di lapangan Poliko Payakumbuh.

Saat digerebek petugas, ke-8 pelajar yang mangkir mengikuti proses belajar dan mengajar itu, tak berkutik.  Semuanya tak sempat meninggalkan tempat, karena sudah dikepung petugas. Akhirnya, petugas menggiring pelajar ke Markas Satpol PP itu  bersama barang bukti kertas koa bersama pemilik warung.

Menjawab pertanyaan penyidik PNS Satpol PP, ke-8 pelajar itu mengaku bermain koa hanya sekedar iseng, mengisi waktu. Mereka menolak, kalau dalam permainan itu mempertaruhkan uang.”Kami hanya main-main saja pak, tidak bertaruh (tidak mamakai uang), sebutnya.

Walau begitu, petugas tetap menyatakan pelajar bersangkutan bersalah, melanggar  Perda Nomor 04 Tahun 2007, tentang Pekat dan Maksiat dan Perda Nomor 05 Tahun 2007 tentang Ketertiban dan Ketentraman Umum. Terhadap pelajar bersangkutan dan pemilik warung, diberikan pembinaan oleh Kasatpol PP Fauzi Firdaus, didepan Wakil Kepala SMKN 3 Zelmi yang datang menjemput pelajar dimaksud.

Selain mengembalikan pelajar ke sekolah, orang tua atau wali murid juga disuruh datang ke Markas Satpol PP, sekaligus menendatangani surat perjanjian untuk tidak mengulang perbuatan pelanggaran Perda itu.

Kedelapan pelajar yang diketahui main koa itu, masing-masing Wahyu Rahman, penduduk Kelurahan Tanjung Pauh, Payakumbuh Barat, Agus Apriadi (Padang Tinggi, Payakumbuh Barat), Wendi Rahmat (Padang Tinggi, Payakumbuh Barat), Aldi Saputra (Seberang Betung, Payakumbuh Barat), Jeki Saputra (Tanjung Aro, Luhak), Andi Saputra (Sawah Padang, Payakumbuh selatan), Maulana Syofyan (Padang Tangah, Payakumbuh Barat) dan Rino Ramadhani (Payobadar, Payakumbuh Timur).(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*