Satpol PP Targetkan Penginapan dan Preman

Kepala Satpol PP Kota Padangpanjang Arkes Refagus.

Kepala Satpol PP Kota Padangpanjang Arkes Refagus.

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangpanjang akan menggelar razia pengamanan lingkungan, dengan menargetkan penginapan dan preman sebagai sasaran razia. Dimana, program tersebut sudah menjadi program khusus dari Satpol PP setempat.

Kepala Satpol PP Kota Padangpanjang Arkes Refagus melalui Kasi Operasi Kasimin ketika dihubungi menyebutkan, pihaknya akan sedang menyusun personil yang akan dilibatkan untuk melaksanakan razia tersebut, termasuk juga menyiapkan sejumlah adminitrasi yang dibutuhkan.

“Razia tersebut akan melibatkan personil gabungan dari TNI, Polri, Subdempon, Brimobda dan sejumlah instansi terkait. Sehingga, hasil dari razia tersebut bisa ditindaklanjuti dan memberikan efek jera bagi pelanggar,” kata Kasimin.

Untuk pelaksanaan razia sendiri, sebut Kasimin, akan dilaksanakan pada pertengahan November mendatang dengan objek sasaran sejumlah hotel dan penginapan, termasuk juga sejumlah lokasi umum yang menjadi tempat berkumpulnya preman dan pemuda, yang kegiatannya sering meresahkan masyarakat sekitar.

“Selama pelaksanaan razia, kita tidak akan pandang bulu. Bagi pengunjung hotel dan penginapan yang ditertibkan nantinya, bagi tidak memiliki surat resmi apabila ditemukan berpasang-pasangan, akan kita proses sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk juga bagi aparat dan PNS,” jelasnya.

Diakui Kasimin, memang dari beberapa kali pelaksanaan razia gabungan, pihaknya belum pernah menemukan adanya pasangan diluar nikah yang ditertibkan di kawasan hotel dan penginapan. Tetapi, tidak menutup kemungkinan adanya pasangan mesum yang menginap di sejumlah hotel dan penginapan di kota berjuluk “Serambi Mekah” tersebut.

“Kalau untuk razia preman, tujuan kita pertama adalah menertibkan mereka yang tidak memiliki kartu identitas penduduk. Termasuk mereka yang mangkal di sejumlah lokasi umum dan diindikasikan bisa mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” sebut Kasimin.

Dalam pelaksanaan razia, Satpol PP Kota Padangpanjang juga membutuhkan peran aktif dari masyarakat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas satuan penegak Perda tersebut. Apalagi, dengan keterbatasan personil, sehingga pihaknya tidak memantau seluruh aktifitas masyarakat, apalagi Padangpanjang merupakan daerah perlintasan yang syarat dengan beragam aktifitas warganya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Lewat ke baris perkakas