Satu Orang Jemaah Haji Meninggal Setelah Sampai di Rumah

Padangpanjang, PADANGTODAY.COM -Satu orang Jamaah Haji asal Kota Padangpanjang, meninggal dunia di kediamannya setelah satu hari kembali dari tanah suci menunaikan rukun islam yang kelima tersebut.

Advertisements

Kepala Kementrian Agama Kota Padang Panjang Japeri, Selasa mengatakan, jamaah haji meninggal dunia setelah sampai di rumah tersebut atas nama Masril Bin Alisun (69) asal Kelurahan Koto Katiak Kecamatan Padangpanjang Timur.

“Almarhum menghembuskan nafas terakhir pagi tadi dan akan dikebumikan di pandam pakuburan keluarga hari ini,” kata Japeri.

Japeri mengatakan, jamaah haji asal Kota Padangpanjang yang berjumlah 148 orang sebelumnya sampai dari tanah suci di Bandara International Minang Kabau, Senin (27/10) dini hari. Jamaah Haji Kota yang berjuluk “Serambi Mekah” itu kembali ke tanah air bersama jamaah haji asal Bukittinggi dan Kota Padang yang tergabung dalam gelombang kedua kloter terakhir.

“Sewaktu sampai di BIM, Jamaah Haji atas nama Masril Bin Alisun agak sedikit mengalami gangguan kesehatan, namun tidak begitu berarti. Melihat kondisi itu pihak Pemerintah Daerah sudah menyarankan untuk berobat ke RSUP M Djamil Padang, namun almarhum tidak mau dan meminta untuk langsung pulang,” katanya.

Kedatangan jamaah haji tersebut disambut langsung Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis, Wakil Wali Kota Mawardi, para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah dan undangan lainnya di kota yang berjuluk “Serambi Mekah” itu.

Dia mengatakan, jamaah haji Kota Padangpanjang sampai di Bandara International Minang Kabau, Senin pukul 00.48 Wib dan selanjutnya berangkat menuju kota perlintasan itu sampai pada pukul 06.30 Wib.

“Jamaah Haji difasilitasi oleh Pemkot Padang Panjang dengan empat mobil bus Pariwisata yang lansung menuju kediaman wali Kota,” katanya.

Jamaah Calon Haji asal Kota Padangpanjang berangkat menuju Tanah Suci pada 17 September 2014. Dari 148 orang Jamaah Calon Haji tersebut berasal dari sebagaian daerah Tanahdatar bagian barat.

“Dari 148 orang tersebut terdiri dari 58 jamaah laki-laki dan 90 orang jamaah perempuan. Umurnya paling tua 79 tahun dan paling muda 19 tahun,” katanya.

Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat Kota Padang Panjang Nuldryman mengatakan, untuk keberangkatan Jamaah Haji sebelumya tidak diiringi oleh tim pemandu haji dari daerah itu.

“Tahun lalu ada tim pemandu, namun untuk saat ini tim pemandunya sudah ada pada rombongan kloter,” katanya. (nto)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*