Satu Orang Napi Kabur Sialang Bungkuk Berhasil Diamankan Polres Padangpariaman

Polres Padangpariaman Berhasil Mengamankan Napi yang Kabur dari Sialang Bungkuk Riau

Padang Pariaman, PADANG-TODAY.com-Dari hasil informasi masyarakat Polres Padangpariaman behasil mengamankan Zendi Ismael (20), seorang narapidana yang kabur dari Rutan Kelas II Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, Kamis (11/5/2017) sore. Zendi Ismael diamankan di rumah orang tuanya di Korong Rukam Pauh Manih, Nagari Koto Dalam, Kecamatan Padang Sago, Padangpariaman.

“ Penangkapan berawal saat tim menerima informasi dari masyarakat tentang keberadaan Zendi Ismael sekitar pukul 15.45 WIB di rumah orang tuanya. Memang benar, tim telah mengamankan satu orang napi Rutan Sialang Bungkuk yang kabur,” ungkapnya Kapolres Padangpariaman, AKBP Eri Dwi Harianto kepada wartawan, Jumat 12-05-2017.

Kapolres Padangpariaman, AKBP Eri Dwi Harianto mengatakan, dari hsil informasi tersebut Polres Padangpariaman membentuk tim penangkapan napi tersebut. Tidak berselang lama usai menerima informasi dari warga tersebut, tim gabungan Opsional Satreskrim Polres Padangpariaman dibantu anggota Polsek VII Koto Sungai Sariak, bergerak cepat. Akhirnya sekitar pukul 16.30 WIB, Zendi Ismael berhasil diamanan polisi tanpa perlawanan berarti.

“Memang benar, tim telah mengamankan satu orang napi Rutan Sialang Bungkuk yang kabur,” ujarnya.

Hingga kini, jelasnya, napi yang kabur itu masih diamakan di ruangan tahanan Polres Padangpariaman untuk proses pengembalian ke Rutan tersebut.

Menurutnya, Zendi Ismael merupakan salah seorang tahanan yang kabur dari Rutan Sialang Bungkuk Pekanbaru pada Jumaat (5/5/2017) bersama ratusan orang napi lainnya. Hingga saat ini tim gabungan Polda Riau, Rutan Sialang Bungkuk dan jajaran kepolisian lainnya, terus melakukan pengejaran mencari napi lainnya ke sejumlah provinsi.

Zendi Ismael seorang narapidana yang kabur dari Rutan Kelas II Sialang Bungkuk, Pekanbaru, Riau, Kamis (11/5/2017) sore

Tahanan/napi Rutan Pekanbaru kabur bermula dari kericuhan yang terjadi sebelum salat Jumat. Saat pintu sel dibuka, para tahanan merangsek ke bagian depan rutan. Para tahanan kabur setelah sebelumnya menyampaikan tuntutan terutama soal fasilitas di rutan. Seperti tuntutan masalah air, kamar, pungutan liar dan fasilitas lainnya.

Masalah tersebut dinilai terjadi karena masalah over kapasitas. Rutan tersebut seharusnya hanya bisa menampung sebanyak 561 penghuni namun tahanan/napi yang tinggal di Rutan itu diketahui sebanyak 1.870 orang.

Sementara itu total pegawai di Rutan Pekanbaru hanya 54 orang. Untuk petugas keamanan hanya 30 orang yang dibagi 6 orang setiap regunya. (sgr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*