Satu Tewas Tiga Koma Nyawa Pelajar Melayang Lagi

LIMAPULUH  KOTA, PADANGTODAY.com-Dua Yamaha Vega dan Honda Supra tanpa nomor polisi dan lampu penerangan ”lago kambiang” di Jalan Tan Malaka, Koto Kociak, VII Koto, Kecamatan Guguak, Kabupaten Limapuluh Kota, Rabu (22/10) sekitar pukul 19.30 WIB malam. Akibat peristiwa malang itu, pengendara sepeda motor Honda Supra X, Ryan Atawijaya (15), pelajar asal Jorong Pinago, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki, Kabupaten Limapuluh Kota itu, menghembuskan nafas terakhir di jalanan. Sementara tiga lainnya mengalami luka parah dan harus dilarikan ke RSUD M Djamil Padang untuk mendapatkan perawatan intensif.

Selain Ryan, ikut berbonceng dengan motor yang melaju kencang dari arah Koto Kociak menuju Limbanang itu , dua orang sahabatnya yakni M Ariano Putra (14) asal Tanjuang Jati, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak serta Iko Yora Saki (15) yang beralamat di Tanjung Jati, Nagari VII Koto Talago, Kecamatan Guguak. Keduanya harus dirawat koma di RS M Djamil Padang. Selain M Ariano Putra dan Iko Yora Saki, pengendara Yamaha Vega tanpa nomor polisi bernama Satria Ananda (27) juga dilarikan ke Rumah Sakit dalam kondisi kritis.

Satria Ananda berprofesi wiraswasta asal Ekor Parit, Nagari Limbanang, Kecamatan Suliki.

“Ryan dan dua rekannya gonceng tiga, bertabrakan dengan motor Yamaha Vega yang dikendarai tunggal oleh Satria Ananda, kedua kenderaan itu tanpa nomor polisi dan lampu penerang,” sebut Kapolres Limapuluh Kota AKBP Tri Wahyudi, melalui Kasat Lantas Iptu Riko Syaputra, Kamis (23/10) kemarin.

Tak Berlampu

Bermula saat kedua kendaraan maut itu melaju kencang dari arah berlawanan. Kuat dugaan penyebab kecelakaan, karena dua kendaraan tidak memiliki lampu utama penerang jalan, sehingga kecelakaan tidak terelakkan lagi.

“Diduga, sebelum kejadian, kedua pengendara sepeda motor saling tidak lihat. Waktu itulah, kecelakaan terjadi,” tutur Kapolres.

Mendapat laporan kasus lakalantas tersebut, akhirnya Tim Unit Lakalantas Satlantas Polres Limapuluh Kota dipimpin Ipda Yoni Handra, langsung mendatangi tempat kejadian peristiwa.

“Anggota melakukan olah TKP dan mengevakuasi korbannya ke Rumah Sakit. Seorang korban meninggal di tempat dan tiga lainnya luka berat,” ucapnya.

Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, terkait penyebab kecelakaan maut itu. Sedangkan dua kenderaan sudah diamankan oleh pihak kepolisian. “Kerugian akibat peristiwa itu kita prediksi mencapai Rp. 3 juta,” ulas Kasat Lantas Iptu Riko Syaputra.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*