SDN 37 Payakumbuh Dikunjungi Tim Penilai PMT-AS Provinsi

PAYAKUMBUH, PADANGTODAY.com-SDN 37 Kotopanjang Dalam, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, wakil Kota Payakumbuh dalam Lomba PMT-AS (Penyediaan Makanan Tambahan Anak Sekolah) Tingkat Sumatera Barat 2014, dikunjungi tim penilai provinsi, Selasa (11/11).

Advertisements

Kepala SDN 37 Dasril Agus, mengaku optimis sekolah yang dipimpinnya mampu mengukir prestasi terbaik dalam lomba ini.
”Obsesi kami, ingin memberikan yang terbaik buat kota ini,” ucap disela-sela penilaian.

Kedatangan tim penilai PMT-AS provinsi dipimpin Ny. Hj. Anizar Thamrin Sikumbang itu ke Payakumbuh, disambut Walikota Payakumbuh diwakili Staf Ahli Walikota, Indra Syofyan, MM, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana, Harmayunis, Kadisdik H. Hasan Basri, Sy, S.Pd dan pengurus TP-PKK Payakumbuh serta Camat Latina Doni Prayudha.

Ketua Tim Penilai Anizar Thamrin Sikumbang, ketika memberi sambutan, menghargai dan memberikan apresiasi terhadap tingginya peran serta masyarakat dalam lomba ini. “Kami senang, peran serta masyarakat dalam lomba ini sangat tinggi. Mudah-mudahan berdampak positif terhadap peningkatan mutu pendidikan di sekolah ini. Pemberian gizi yang baik, akan mampu meningkatkan kecerdasan murid,” katanya.

Lomba ini, dikatakan, bukan sekedar memberikan reward dan penghargaan kepada sekolah. Tapi, bagaimana membudayakan pemberian asupan yang bergizi, seimbang dan sehat kepada pelajar, katanya.

Untuk menghadapi lomba itu, dikatakan Kepala BPMP-KB Harmayunis dan Camat Latina Doni Prayudha, telah melakukan persiapan yang cukup panjang, dengan melakukan gotong royong nagari, membersihkan lingkungan kelurahan dan sekolah. Pihaknya bersama anggota TNI, juga membuat lobang biopori bersama anggota DPRD dan Walikota Payakumbuh Riza Falepi. “Pokoknya, dalam lomba ini seluruh elemen masyarakat bersinergi,” tambahnya.

Menurut Kepala SDN 37 Dasril Agus, program PMT-AS disekolahnya, cukup mendapat dukungan dari seluruh lapisan masyarakat. Dari dana tersedia untuk kegiatan PMT-AS sebanyak 58 kali setahun, dapat ditingkatkan menjadi 108.
”Kekurangan dana buat penyediaan makanan tambahan, dibantu lewat partisipasi masyarakat. Makanan yang disediakan dibuat oleh ibu-ibu PKK kelurahan, dengan pola beragam, bergizi seimbang, sehat dan aman,” katanya.(mnc)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*