Sebanyak 400 Juta Rupiah Bantuan Dana KUBE Diterima Wakil Walikota Padang Panjang

Padang Panjang, Padang-Today.com – 4 Kelurahan di Kota Padang Panjang menerima bantuan Kelompok Usaha Bersama Fakir Miskin (KUBE – FM) Perkotaan. Masing – masing Kelurahan terdiri dari 5 Kelompok yang berjumlah 10 peserta di masing kelompok. Wakil Walikota Padang Panjang dr. Mawardi MKM didampingi Kepala BAPPEDA Sonny Budaya Putra, AP, M.Si menerima langsung bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang diwakili Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Heni Yunida, SE senilai 400 Juta Rupiah di Aula Lt. III Balaikota, Kamis (30/8).KUBE berarti himpunan dari keluarga tergolong miskin yang dibentuk tumbuh dan berkembang atas dasar prakarsa sendiri, berusaha untuk meningkatkan produktivitas mereka, memenuhi kebutuhan anggota serta menjadi wadah pengembangan usaha bersama.

Tujuan KUBE sendiri yaitu untuk mendorong percepatan penurunan angka kemiskinan serta melindungi keluarga miskin dari akibat negatif krisis ekonomi dan keadaan sosial lainnya.

Masing – masing kelompok akan menerima dana KUBE sebesar 20 Juta Rupiah.

“Saya ucapkan selamat kepada kelompok yang menerima bantuan dana berupa modal usaha ekonomi produktif, saya berharap dana yang diterima dapat dimanfaatkan dengan sebaik mungkin baik menjadi sumber penghasilan maupun sumber ekonomi”, harap Mawardi.

Mengingat angka kemiskinan secara struktural di Padang Panjang berkisar di angka 6,65% dan di nasional angka 9,85% menjadi masalah serius, sehingga Pemerintah berupaya untuk menekan angka kemiskinan dengan berbagai program yang telah dilaksanakan baik itu pemberian secara langsung berupa barang atau bahan pokok maupun beasiswa.

“Sasaran akhir dari program ini adalah keluarnya para anggota KUBE dari garis kemiskinan, bisa mandiri sehingga nantinya tidak bergantung pada bantuan Pemerintah”, sudahnya.

Sementara itu, Heni Yunida menyampaikan penanganan kemiskinan dilakukan secara berjenjang, terpadu dan berkelanjutan dari Kementrian, Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam bentuk program nasional dan reguler.

“Program nasional berupa bantuan pangan non tunai sementara program reguler dalam bentuk penanganan kemiskinan melalui KUBE”, jelasnya.

Untuk di Sumbar dana KUBE peluncurannya sudah dilakukan sejak 2003. Kali ini, syarat untuk mendapatkan program penanganan kemiskinan melalui Basis Data Terpadu.

“Peserta KUBE merupakan sasaran yang harus masuk Basis Data Terpadu, karena Basis ini dimasukkan dalam dua kriteria yakni Fakir Miskin dan masyarakat tidak mampu, jadi penerima program harus mengacu pada kritria tersebut”, tambahnya.

Di tahun 2018, Sumbar mendapatkan 150 KUBE, untuk perkotaan 50 KUBE dengan dua lokasi Padang Panjang dan Bukittinggi.

“Kami berharap bantuan yang diberilan dapat dikembangkan sesuai dengan arahan dan bimbingan yang telah diberikan, dana ini bukan dana lepas, tetapi dana bergulir berupa simpan pinjam”, tutup Heni.

Senada dengan itu Kepala Dinas Sosial PPKBP3A Martoni, S.Sos, M.Si melalui Kabid Pemberdayaan Masyarakat Penanganan Fakir Miskin Erma Suryani, A. Md menambahkan KUBE yakni kelompok warga atau keluarga binaan sosial yang dibentuk oleh warga atau keluarga untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan sosial dan usaha ekonomi dalam semangat kebersamaan sebagai sarana untuk meningkatkan taraf kesejahteraan sosialnya.

“Kami berharap tujuan untuk mengurangi angka kemiskinan dapat tercapai, seperti peningkatan kemampuan usaha para anggota KUBE secara bersama dan kelompok, peningkatan pendapatan keluarga miskin, pengembangan usaha serta peningkatan kepedulian dan kesetiakawanan sosial diantara para anggota KUBE dan sesama masyarakat,” tutur Erma.

20 Kelompok KUBE dari 4 Kelurahan yang menerima dana bantuan KUBE tersebut adalah 5 Kelompok KUBE dari Kelurahan Silaing Atas, 5 Kelompok KUBE dari Kelurahan Pasar Baru, 5 Kelompok KUBE dari Kelurahan Tanah Pak Lambiak dan 5 Kelompok KUBE dari Kelurahan Koto Katiak. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*