Sejahterakan Perangkat Nagari, Perwanaliko Jadi Jembatan

WALINAGARI PANDAM GADANG KHAIRUL APIT

WALINAGARI PANDAM GADANG KHAIRUL APIT

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Koordinator Perwanaliko Kecamatan Gunuang Omeh Wali Nagari Pandam Gadang Khairul Apit menyentak Rapat Koordinasi Wali Nagari yang dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Limapuluh Kota, Rabu (18/3). Khairul Apit dengan lantang meminta agar Perwanaliko berbenar-benar dan memperjuangkan nasib Wali Nagari dan Perangkat Nagari secara sungguh-sungguh.

”Sama-sama kita ketahui, honor bagi Wali Nagari dan Perangkat Nagari jauh dari standar kesejahteraan semestinya. Besaran yang tidak seberapa itupun, diterima setiap 3 bulan sekali. Ini, mesti jadi perhatian kita bersama,” ujar Khairul Apit disambut gemuruh para Wali Nagari lainnya bertepuk tangan tanda setuju.

Bahwa, Wali Nagari selaku pejabat publik, hari ini sudah pantas mendapat penghargaan yang sepantasnya. Perangkat nagari, pun, selaku staf yang bekerja di Nagari hampir tidak lagi mendapat perhatian pemerntah daerah. Bayangkan, honor atau gaji saja diterima setiap tiga bulan.

Khairul Apit yang selalu nyinyir menanyakan hal ini ke pihak Dinas terkait, mendapat jawaban bahwa untuk mengurus persoalan gaji Perangkat Nagari saja, harus memakan waktu dan tenaga yang banyak. Sehingga, sulit jika dicairkan setiap bulan. Khairul Apit mengatakan jawaban itu, sangatlah tidak sesuai jika dibandingkan dengan urusan honor dan uang lelah pegawai.

”Kalau urusan uang lelah dan honor pegawai, Pemkab tak pernah berkata lelah atau merasa penat. Inilah yang kita rasakan tidak adil,” ujar Khairul Apit kembali disambut tepuk tangan dan sorak sorai para Wali Nagari.

79 Nagari di Limapuluh Kota dengan perangkatnya tak sebanding memang dengan jumlah pegawai yang 6.000 orang. Namun, soalan besaran yang kecil dan seringkali keterlambatan pembayaran gaji atau honor masih disebutkan oleh pemerintah daerah, bahwa mereka sibuk. Ini tidak wajar.

Khairul Apit, berbicara mewakili 78 Wali Nagari lainnya, sangat berharap Perwanaliko ini menjadi jembatan kepentingan Wali Nagari untuk terus diperjuangkan ke pemerintah daerah. Bahwa Kantor Walinagari itu melayani langsung, face to face, masyarakat, benar. Bahwa seluruh perangkat nagari butuh perhatian dan kelayakan dari pemerintah daerah yang kerjanya meregulasi dari balik meja, Khairul Apit setuju.

”Nah, kami meminta kepada Bupati Alis Marajo, agar benar-benar menyadari pentingnya kesejahteraan perangkat nagari ini. Masa jabatan bupati yang tersisa beberapa bulan lagi, jadikanlah sebuah oleh-oleh Peraturan Bupati tentang kesejahteraan Perangkat Nagari ini agar lebih sejahtera. Itu!” Khairul Apit disambut aplus para wali nagari lainnya.(Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*