Sejalan dengan FJNMI, FMSB Dukung Isi dan Aksi Kesepakatan Mahasiswa

Mahasiswa Sumbar peroleh buku daftar pahlawan usai berdialog dengan Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa.

Advertisements

Jakarta, PADANG-TODAY.com-Pasca Forum Jambore Nasional Mahasiswa Indonesia (FJNMI) yang diselenggarakan di Bumi Perkemahan Cibubur, Sabtu-Senin (4-6/2) lalu, para peserta yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Mahasiswa Sumatera Barat (FMSB) berkomitmen mengawal hasil pertemuan tersebut. FJNMI sendiri menghasilkan butir kesepakatan yang disampaikan pada konferensi pers di hari terakhir pertemuan.

Hal tersebut disampaikan oleh Koordinator FMSB, Syarul Fauzi usai mengikuti kegiatan dan membawa 41 peserta asal Sumatera Barat.

Menurut Fauzi, ada empat tuntutan mahasiswa FJNMI yang disampaikan pada konferensi pers lalu. Di antaranya menolak isu perpecahan suku, agama, ras dan antar golongan (SARA) di tengah-tengah masyarakat. Selain itu disampaikan bahwa peserta FJNMI meminta direalisasikannya penguatan ideologi Pancasila dalam kurikulum pendidikan.

Dua isi tuntutan lainnya adalah menolak ormas yang tidak menggunakan azas pancasila, serta meminta diusut tuntasnya kasus korupsi yang ada di Indonesia.

Disampaikannya pula, FMSB menyepakati perkembangan situasi pasca Jambore yang dilanjutkan dengan aksi pada tanggal 6 tersebut. Menurutnya, baik aksi yang digelar di kediaman Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), kantor DPR RI, serta beberapa titik lainnya merupakan hasil kesepakatan dari forum yang diikuti sekitar 3000 mahasiswa itu. Selain hal tersebut, Fauzi menekankan bahwa hasil dari FJNMI akan turut dibawa ke Sumatera Barat, sebagai realisasi komitmen menjaga NKRI di daerah masing-masing.

Fauzi menjelaskan bahwa keikutsertaan FMSB dalam kegiatan FJNMI pada 4-6 Februari tersebut merupakan keinginan para peserta. Usai menerima undangan dari panitia pelaksana, rombongan bertolak dari tanah Minang ke lokasi menggunakan bis. Menempuh perjalanan darat selama 3 hari 2 malam, ke-41 peserta asal Sumbar langsung mengikuti pertemuan secara penuh.

FJNMI sendiri turut diisi oleh beberapa menteri seperti Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, serta Menkominfo Rudiantara. Para menteri memaparkan pada para mahasiswa tentang situasi pemerintahan yang tengah berjalan.

Selanjutnya, para peserta melakukan sidang pleno yang menghasilkan empat butir tuntutan dan kesepakatan aksi.(rel/Novaldi Herman)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*