SEKDAKAB Buka Festival Tabuah Se-Kabupaten Limapuluh Kota

Sekdakab-H.Yendri-Tomas,-SE,-MM-memukul-tabuah-menandai-dibukanya-Festival-Tabuah-se-Kabupaten-Lima-Puluh-Kota.

Sekdakab-H.Yendri-Tomas,-SE,-MM-memukul-tabuah-menandai-dibukanya-Festival-Tabuah-se-Kabupaten-Lima-Puluh-Kota.

Advertisements

Limapuluh Kota, PADANGTODAY.com-Dulu gema tabuah seringkali terdengar di setiap pelosok nagari untuk  menyuruarakan akan datangnya waktu sholat yang ditabuah di surau-surau dan masjid. Namun kini budaya tersebut sudah mulai pudar dan tidak dikenal lagi oleh generasi muda didaerah ini. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah H.Yendri Tomas,SE,MM saat membacakan sambutan Bupati Kabupaten Limapuluh Kota pada pembukaan Festival Tabuah Se-Kabupaten Limapuluh Kota, Kamis (02/10) di halaman Kantor Bupati Sarilamak.

Yendri Tomas juga menambahkan bahwa kegiatan yang melibatkan grup-grup tabuah di 13 kecamatan ini juga merupakan ajang silaturrahim antara masyarakat dengan pemerintah daerah.

“Tabuah merupakan budaya yang harus selalu kita jaga dan kita lestarikan, dengan kegiatan ini maka para generasi muda dapat kita arahkan untuk melakukan aktivitas yang bersifat positif selain nilai seni yang terkandung didalamnya,” tambah Yendri Tomas.

Disamping itu Yendri Tomas juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bagian Kesra yang telah menggawangi kegiatan ini karena dengan sendirinya akan menghidupkan kembali tradisi tabuah di tiap-tiap nagari yang ada di Kabupaten Lima Puluh Kota.

“Selamat datang dan mengikuti festival tabuah kepada para peserta, mudah-mudahan kegiatan kita ini bisa berlangsung lancar sampai akhir nanti,” tutup Yendri Tomas.

Sementara itu Kepala Bagian Kesra H.Karespi,S.Ag,M.Pd melaporkan bahwa Festival Tabuah ini diadakan dalam rangka memeriahkan dan menyambut datangnya Idul Adha 1435 H.

“Selain ajang silaturrahim, kegiatan ini juga akan melestarikan nilai-nilai budaya di tengah-tengah masyarakat sehingga tabuah yang dulunya hanya sebagai alat komunikasi sekarang menjadi seni dan hiburan yang menyenangkan, ini merupakan penyelenggaraaan yang kedua kalinya”ujar Karespi.

Festival Tabuah ini akan berlangsung sehari penuh yang akan diikuti oleh utusan dari 13 kecamatan, dimana masing-masing grup akan diisi oleh 15 orang. “Nantinya tiap-tiap peserta akan tampil menunjukkan kebolehannya selama 15 menit untuk memperebutkan tropi serta piagam, selain itu pemenang nantinya juga akan tampil saat malam takbiran Idul Adha,”lapor Karespi.

H.Idam Khaliq selaku salah seorang juri mengatakan bahwa penilaian lomba tabuah ini terdiri dari 3 bidang penilaian yaitu Tilawah, Keserasian Bunyi dan Penampilan. “Penilaian Tilawah mencakup pada dua unsur yakni Imam dan Makmun yang meliputi tajwid, irama serta lagu,”pungkas Idam Khaliq.(malin​)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*