Sekilas Cerita Soal Berlian

Berlian.

Berlian.

Advertisements

PADANGTODAY.COM-Artikel ini sengaja saya tulis tanggal 1 Maret 2015, tanggal dan bulan saat saya dilahirkan. Sejak pagi, saya menerima banyak ucapan selamat lewat BBM, WA, serta beberapa social media. Semua pesan tersebut mengingatkan saya pada satu hal: berlian! Persahabatan yang indah memang seperti berlian.

Ngomong-ngomong soal berlian, tahukah Anda bahwa batu mulia ini punya saudara buruk rupa? Perkenalkan, namanya grafit. Bagi yang belum tahu, grafit ini biasa dipakai untuk bahan pembuat pensil. Bagian pensil yang digunakan untuk menulis, berwarna hitam dan mudah patah, itulah grafit.

Meski bersaudara, rupa keduanya jauh berbeda. Berlian indah berkilauan, grafit hitam legam. Sifatnya pun berlainan. Berlian terkenal keras, sementara grafit rapuh dan mudah patah. Saking mahalnya, berlian biasa menghiasi perhiasan dan bahkan mahkota kerajaan. Sementara grafit, saking murahnya sampai-sampai kalau ia patah pun kita malas memungutnya.

Tetapi, sebagaimana telah saya singgung di awal, ternyata mereka masih bersaudara! Bagi yang tidak percaya, silahkan Anda tanya para ahli kimia. Berlian dan grafit ternyata sama-sama hanya tersusun dari unsur karbon (C) murni. Bedanya hanya pada bentuk susunan unsur-unsur karbon tadi, bagaimana mereka saling “berinteraksi”.

Nicholas Christakis, seorang dokter Amerika yang mendalami sosiologi, mengibaratkan manusia layaknya unsur-unsur karbon tadi. Ini berarti bahwa kesuksesan ataupun kegagalan kita sangat dipengaruhi oleh hubungan kita dengan manusia-manusia lain yang ada di sekeliling kita.

Kita akan menjadi berlian jika bisa membangun hubungan yang positif dengan orang-orang di sekitar kita. Sebaliknya, hubungan negatif hanya akan menjadikan kita rapuh dan lemah layaknya grafit.

Jika Anda telah menjadi salesperson yang sukses, silahkan ingat kembali peran orang-orang yang ada di sekitar Anda. Barangkali Anda akan teringat dengan salah satu dari mereka: keluarga yang selalu menemani, atasan yang selalu memberikan motivasi, rekan tempat berbagi, ataupun pelanggan yang mau memberikan rekomendasi. Percayalah, Anda tak mungkin sukses seorang diri.

Itulah salah satu rahasia sukses Joe Girard, laki-laki yang dinobatkan sebagai salesman terhebat di dunia. Bayangkan, dalam sehari dia rata-rata bisa menjual 6 buah mobil! Bandingkan dengan salesperson mobil lainnya yang rata-rata hanya bisa menjual 6 mobil dalam 1 bulan! Apa rahasianya?

Ternyata, Joe Girard tidak jualan sendirian. Di sekelilingnya ada banyak teman dan pelanggan yang dengan suka rela membantunya jualan. Mereka merekomendasikan orang-orang di sekelilingnya agar membeli mobil padanya.

Jadi, siapa pun kita, apapun profesi kita, dalam kesuksesan yang kita raih akan ada peran penting orang-orang di sekeliling kita.

Saya tidak pernah merayakan hari kelahiran. Kalaupun tanggal 1 Maret terkesan istimewa, itu semata karena di hari itu saya diingatkan betapa besar peran keluarga, rekan kerja, serta sahabat yang tersebar di mana-mana. Karena itu, satu kalimat penutup saya persembahkan untuk mereka; “You are WOW!”

*Ardhi Ridwansyah adalah Chief Operations di MarkPlus Institute, unit bisnis di bawah MarkPlus, Inc. yang memberikan jasa pelatihan dan pengembangan SDM perusahaan. Ardhi juga penulis beberapa buku pemasaran dan bisnis (sebagian besar ditulis bersama Begawan Marketing Hermawan Kartajaya), antara lain trilogi buku Selling with Character, Service with Character, serta Branding with Character (2011),

Leadership 3.0 (2012), Local Champion (2013), WOW Selling (2014) dan WOW Leadership (2014). Dia juga rutin menjadi pembicara, antara lain di Safari Seminar Series yang diselenggarakan MarkPlus Institute di 17 kota, Executive Education Program yang dilaksanakan untuk para manajer senior di Jakarta, serta Marketeers Dinner Seminar yang diselenggarakan di Jakarta, Bandung dan Surabaya.

(erlangga djumena/**)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*