Sekko Tak Becus, Wako Mamburansang BKD Terkesan Menutup-nututupi

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis.

Walikota Padang Panjang Hendri Arnis.

Advertisements

Padangpanjang, PADANGTODAY.com-Banyaknya laporan terkait rendahnya kinerja Sekretaris Kota (Sekko) Padangpanjang Muzwar M, yang berimbas lambannya kegiatan, memancing amarah Walikota hingga menerbitkan surat teguran berisikan 9 poin kesalahan. Hal itu diketahui berdasarkan sejumlah sumber yang enggan dituliskan namanya berkaitan informasi tersebut.

Saat dikonfirmasikan ke Badan Kepegawaian Daerah (BKD), sejumlah pejabat di sana terkesan menutup-nutupi terkait surat teguran Walikota terhada Sekko. Seperti diungkapkan Kepala BKD Ervic dan Sekretaris Amir Hamzah, tidak bersedia memberikan jawaban. Dua pejabat di kantor setempat, mengaku tidak mengetahui terkait surat teguran.

“Kami selaku staf bagi Sekko, hanya menjalankan tugas. Baik itu dari Sekretariat maupun dari Walikota selaku kepala pemerintahan. Terkait surat teguran, kami tidak mengetahui yang mana, karena cukup banyak yang kami masukkan ke meja paka Sekko,” ungkap Ervic diamini Amir Hamzah saat ditemui di ruangan kerja Kepala BKD, Rabu (1/4) kemarin siang.

Wali Kota Padangpanjang Hendri Arnis ketika dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan telah menerbitkan surat teguran terhadak pamong pegawai tersebut. Hal ini dilakukan, mengingat begitu banyak ketidakbecusan Sekko dalam menjalan tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Salah satu bukti disampaikan, sangat banyak yang tidak terurai ketika ditangani Sekko.

Wako Hendri Arnis pada kesempatan itu, menegaskan sebagai kepala daerah wajib melakukan pembinaan ke dalam jika dianggap dapat mengganggu kelancaran roda pemerintahan. Walikota termuda di Indonesia itu juga mengaku, sikap tegas harus diambilnya demi kepentingan masyarakat banyak dan kecintaan terhadap Kota Padangpanjang.

“Bagi saya yang terpenting itu program pemerintahan untuk kepentingan masyarakat banyak tidak ada tawar menawar. Karena itu, SKPD harus berjalan sesuai rencana kerja tanpa ada alasan yang menyebabkan itu tidak terealisasi dalam mewujudkan capaian. Hal ini telah terbukti banyak yang tersendat di tangan Sekko. Ibarat kata pepatah “tungkek mambaok rabah”,” tutur Wako Hendri.

Didatangkan dari luar sebagai orang yang dipercaya menjabat Sekko, Wako Hendri menjawab sosok Muzawar dinilai sebagai PNS Eselon II senior berpengalaman di jabatan yang sama. Namun seiring waktu berjalan, ketidakbecusan menjalankan tugas semakin jelas ketika ditelusuri sampai saat menjabat Sekkab Tanahdatar.

“Yang bersangkutan diterima di Padangpanjang untuk menjabat Sekko karena dianggap telah berpengalaman. Namun sayang, dalam waktu yang singkat menjabat Sekko, ternyata jauh dari harapan dan lebih banyak menimbulkan masalah. Wajar saja kemudian diberikan teguran tertulis, mengingat yang bersangkutan tidak punya etikad baik untuk memperbaiki kinerja. Saya berasumsi, melemahnya kinerja seakan kesengajaan seiring kabar karena yang bersangkutan turut serta dalam pertarungan Pemilihan Bupati (Pilbup) Tanahdatar Desember mendatang,” tegas Wako Hendri.

Sementara Sekko Muzwar M ketika dicoba dikonfirmasi terkait teguran walikota tersebut, tidak berhasil dihubungi. Bahkan pesan singkat (SMS) melalui ponselnya, juga tidak dibalas Sekko yang konon kabarnya bakal maju sebagai bakal calon (bacalon) Bupati Tanahdatar tersebut melalui Partai Hanura itu. (wrd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*