Seleksi Pengurus Baznas Payakumbuh 2016-2021 Dibuka Pemko

Walikota Payakumbuh Riza Falepi saat menyerahkan bantuan untuk anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Walikota.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi saat menyerahkan bantuan untuk anak yatim dalam kegiatan buka puasa bersama di rumah dinas Walikota.

Advertisements

Payakumbuh, PADANG-TODAY.com-Menyusul UU No 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat dan Peraturan Pemerintah No 14 Tahun 2014, tentang hal yang sama, Pemko Payakumbuh akan melakukan pemilihan pimpinan Baznas Kota Payakumbuh periode 2016-2021. Pemilihan pimpinan Baznas Payakumbuh itu, juga sesuai dengan amanah Perda Payakumbuh tentang Pengelolaan Zakat.

Asisten II Setdako Payakumbuh H Amriul M.Pd didampingi Kabag Kesra Setdako Devitra M.Si dan Kasubag Bantuan Hukum dan HAM Wengki M.Hum di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Selasa (29/6), menyampaikan masa tugas pengurus Baznas Payakumbuh yang sekarang ini baru akan berakhir 2018 mendatang. Tapi, menurutnya, karena amanah undang-undang, maka seluruh provinsi, kabupaten dan kota di Tanah Air, harus membentuk Baznasda, sesuai dengan komposisi yang diatur dalam undang-undang tersebut.

Di Payakumbuh sendiri, kata Amriul, kiprah pengurus Baznas dalam mengelola zakat terbilang cukup sukses. Di bawah kepemimpinan ketuanya H Mismardi BA yang juga Ketua MUI Payakumbuh, keberadaan Baznasda makin dirasakan warga kota. Semangat ASN di jajaran Pemko untuk membayar zakat dan masyarakat pun kian positif.

Namun, karena kepengurusan Baznas tak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, maka Baznas Payakumbuh periode 2013-2018 harus dibubarkan. Penggantinya, Pemko segera melakukan seleksi ulang dan terbuka. Pengurus yang ada sekarang dibolehkan untuk ambil bagian dalam seleksi.

Rencananya, pendaftaran seleksi Baznas berlangsung sangat singkat, hanya selama dua hari, yakni 11 dan 12 Juli mendatang. Kemudian, dua hari berikutnya, yakni 14 Juli akan diadakan seleksi. Sehari kemudian, panitia langsung mengumumkan nama-nama pimpinan yang lulus.

Jumlah peserta yang lulus seleksi, maksimal 2 kali jumlah personil pimpinan (pimpinan berjumlah 5 orang, red), yaitu 10 orang yang diajukan kepada Walikota Payakumbuh. Sesuai aturan, Walikota yang diberi kewenangan mengangkat dan memberhentikan pimpinan Baznas Payakumbuh, setelah mendapat pertimbangan Baznas.

“Dalam bekerja, Pimpinan Baznas terpilih akan dibantu oleh pelaksana yang ditetapkan Baznas. Pelaksana atau semacam sekretariat, jika diperlukan dapat berasal dari kalangan PNS yang diperbantukan,” ungkapnya.

Menurut Amriul, seleksi pimpinan Baznas Kota Payakumbuh ini terbuka untuk umum. Kecuali, bagi pengurus parpol atau pejabat negara dan pejabat struktural ASN. Kemudian, berusia minimal 40 tahun, dan diutamakan yang punya kompetensi di bidang zakat.

Di tempat terpisah, Ketua Baznas Mismardi menginformasikan, selama Ramadhan ini Baznas Payakumbuh sudah mengucurkan uang  bantuan pendidikan untuk 1.000 pelajar dari keluarga miskin  yang akan melanjutkan pendidikan ke tingkat lebih tinggi. Untuk pelajar SD/MI diberikan bantuan 450.000 rupiah. Kemudian, bagi yang melanjutkan sekolah ke SMP/MTs dibantu 550.000 rupiah. Selanjutnya, untuk yang mau melanjutkan ke tingkat SMA/SMK/MA dibantu 600.000 rupiah.

Kemudian, Minggu (3/7) mendatang, bertempat di GOR M Yamin Payakumbuh, Walikota H Riza Falepi bersama pengurus Baznas juga akan menyerahkan bantuan lebaran kepada 1.000 KK miskin di 48 kelurahan pada lima kecamatan se-Kota Payakumbuh. Besarnya, 500.000 rupiah per KK.(rel/Dodi Syahputra)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*